Sambut Hari Rabies Se-Dunia, Kucing dan Anjing Warga Tangerang Divaksin

0
318 views

TANGERANG – Mengantisipasi penyebaran penyakit rabies, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Tangsel menggelar even “Gebyar Vaksinasi Hewan”. Kegiatan ini dilakukan mulai 10 September sampai 1 Oktober mendatang. Caranya, dengan vaksinasi rabies keliling.

“Hewan penular rabies adalah kucing, anjing dan kera. Tapi, di Kota Tangsel hanya ada ada anjing dan kucing. Jadi kita melakukan vaksin pada dua hewan ini,” ujarnya, Rabu (11/9) lalu.

Pipit menambahkan, vaksinasi rabies digelar di halaman kantor kecamatan. Jadwalnya telah diatur. Masyarakat yang memiliki anjing dan kucing, bisa membawa ke kecamatan. “Vaksin berlaku selama satu tahun. Berikutnya, sang pemilik harus melakukan vaksinasi lagi,” tambahnya.

Setiap kecamatan ditargetkan 20 ekor hewan divaksinasi. Namun, jika membludak, tetap dilayani. Vaksin akan dicarikan dari Pemprov Banten. Kegiatan ini dalam rangka Hari Rabies se-Dunia, pada 28 September mendatang. “Dua hari kita melakukan vaksinasi, 80 persennya adalah kucing yang divaksin,” jelasnya.

Pipit menyayangkan layanan vaksinasi rabies baru dimanfaatkan masyarakat yang tinggal di permukiman. Itu karena, warga di perkampungan masih enggan. Atau, tak mengetahui pentingnya vaksinasi terhadap kucing maupun anjing yang dipeliharanya.

“Selama ini warga perkampungan menyepelekan soal vaksin. Kalau warga komplek tentu rutin melakukan vaksinasi hewan kesayangannya,” tuturnya.

Menurutnya, sebelum pelayanan dilakukan, masyarakat telah diberi pemberitahuan melalui kecamatan dan kelurahan. Termasuk diinfokan lewat spanduk. Dalam layanan ini DKP3 menerjunkan dua dokter hewan dan tiga pegawai puskeswan.

“Kasus rabies di Kota Tangsel tidak ada. Mudah-mudahan, tidak terjadi. Saat ini Provinsi Banten sedang mempersiapkan program bebas penyakit rabies dan kita harus mendukungnya,” tuturnya. (bud/asp)