Sambut Pra PON, Atlet Aeromodelling Diseleksi Juli

Atlet aeromodelling Banten menjalani latihan rutin di Kota Serang sebagai persiapan menyambut Pra PON 2019, Kamis (13/6).

SERANG – Seleksi atlet aeromodelling Banten atlet non pelatda jangka panjang (PJP) bakal digelar Juli mendatang. Persiapan tersebut untuk menyambut perhelatan Pra PON 2019 di Bandung, Jawa Barat, November 2019.

Persatuan Olahraga Dirgantara (Pordirga) Aeromodelling Banten bakal mengimbau atletnya untuk mengintensifkan latihan agar terpilih mewakili Banten sesuai kuota yang dibutuhkan. “Juli kita akan mulai tahapan seleksi atlet non PJP. Seleksi dilakukan secara terbuka untuk atlet kota dan kabupaten se-Banten. Tetapi, yang akan diterima hanya empat orang. Karena kuota dari KONI Banten hanya lima dan seorang atlet laginya telah diisi oleh atlet PJP,” kata Ketua Pordirga Aeromodelling Banten Achmad Tamami, Kamis (13/6).

Seleksi atlet itu untuk persiapan menembus peringkat tiga besar, sebagai syarat mutlak KONI Banten untuk lolos menuju PON Papua 2020. “Akan dijaring dari para atlet yang juara porprov. Tapi, nanti acuannya tetap untuk mencari yang terbaik. Yang pernah ikut liga setingkat nasional dan punya peluang untuk juara,” ungkap Tamami.

Setelah tahapan seleksi selesai, sesuai program KONI Banten atlet Pra PON bakal menjalani pemusatan latihan selama tiga bulan sebelum jadwal Pra PON berlangsung. “Untuk saat ini program latihan atlet non PJP masih berjalan di daerahnya masing-masing,” jelas Tamami.

Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo mengatakan, pengurus cabang (pengcab) olahraga harus menjadikan babak kualifikasi PON sebagai fokus utama. “Sekarang program 2019 ini harus sama-sama kita kejar. Fokus kita saat ini menyambut babak kualifikasi PON. Jadi, setiap cabor baik yang atletnya masuk PJP, maupun yang belum masuk PJP harus sama-sama mempersiapkan secara maksimal,” kata Rumiah. (rbs/nda/ira)