Sambut Satu Muharam Warga Lopang Dzikir dan Doa Bersama

0
125

SERANG – Menyambut datangnya Tahun Baru 1439 Hijriyah, warga Perumahan Taman Lopang Indah, Kelurahan Lopang, Kecamatan Serang, Kota Serang, menggelar zikir dan doa bersama yang dipusatkan di Masjid Al Furqon Lopang Indah, Rabu (20/9) malam. Selain do’a bersama, acara pergantian tahun juga dilaksanakan lomba azan, kaligrafi serta menggambar untuk siswa-siswi TPA Al Furqon, Al Fath dan Al-Ijjtihad.

“Momen perayaan tahun baru hijriyah, agar kita dapat bermuhasabah atau evaluasi diri, baik individu maupun bersama-sama. Tak hanya itu, kitapun berharap senantiasa diberkati, dirahmati dan diridloi Allah SWT,” ungkap Ketua DKM Mesjid Al Furqon, Mahyumi yang juga ketua panitia acara.

Dikatakan Mahyumi, sejarah tahun baru Islam atau tahun baru Hijriyah senriri diawali dengan peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah. Sedangkan bagi umat Islam sesudah nabi, peringatan ini merupakan momen untuk hijrah dengan melakukan perubahan menjadi pribadi yang lebih baik.

“Hijrah yang kita jalani disini, adalah hijrah nafsiah dan hijratul amaliyah, yaitu perpindahan dari kufur menuju iman, peningkatan mutu diri dari segi spiritual dan intelektual, serta meningkatkan semangat dan kesungguhan dalam beribadah kepada Allah SWT.Islam telah mengingatkan agar hari-hari yang kita lewati selalu menjadi lebih baik dari hari sebelumnya,” kata Mahyumi.

Sementara itu, Ustad Junaedi, tokoh agama Lopang mengungkapkan keprihatinannya terhadap umat muslim, khususnya para remaja yang enggan mengisi perayaan tahun baru Islam dengan hal-hal yang positif dan bersifat agamis. Para remaja lebih memeriahkan perayaan tahun baru Masehi yang begitu hingar bingar bahkan dengan pengeluaran dana yang tidak sedikit.

“Gilirian pergantian di tahun hijriyah, di undang ke mesjid, malah yang hadir cuma ibu-ibu saja. Padahal acaranya sederhana tidak mengeluarkan biaya, hanya baca Qur’an dan muhasabah,” kata Junaedi.

Sebagai seorang Muslim yang baik, kata Junaedi, sudah sepatutnya kita melakukan apa yang sudah diajarkan agama kepadanya. Dalam Islam, seorang muslim diajarkan merayakan pergantian tahun baru dengan cara yang baik dan benar, dengan mengisi momen itu dengan banyak berdo’a dan berzikir kepada Allah SWT.

“Alangkah bijaknya ketika kita sebagai umat Islam, tetap memegang teguh ajaran keislaman dengan baik dan benar tanpa harus ikut-ikutan melakukan yang seharusnya tidak kita lakukan,” tandasnya. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)