Ilustrasi gerhana matahari.

Daerah di Indonesia yang terlintasi fenomena alam gerhana matahari total (GMT), 9 Maret mendatang, sudah menyiapkan rangkaian acara. Pun demikian dengan maskapai penerbangan dengan menawarkan paket wisata ke salah satu kota yang dilintasi GMT. Holiday Garuda Indonesia, misalnya, menawarkan paket Jakarta-Bengkulu dengan pesawat Citilink.

Citilink mengeluarkan promoshuttle bus dan Citilink car untuk paket berdurasi tiga hari dua malam. Hari pertama peserta diberi kebebasan. Setelah itu berkeliling ke Jembatan Batu Nusa, Banau Biru, Puri Tri Agung, Bukit Mahayana, dan Pantai Matras.

Pada hari kedua menuju Pantai Penyak, tempat peserta menyaksikan fenomena alam GMT selama tiga menit. Di pantai ini ada camping ground untuk peserta yang tidak menginap di hotel.

Di Palangkaraya, juga ada acara. Untuk menyambut wisatawan yang ingin menyaksikan GMT di Palangkaraya, pemerintah daerah di sana menyiapkan acara di Cafe Terapung. Lokasinya di Sungai Kahayan, kawasan Flamboyan Bawah, Palangkaraya.

“(Cafe) Kami perbaiki untuk menyambut wisatawan yang ingin menyaksikan GMT di Palangkaraya,” kata Walikota Palangkaraya HM Riban Satia dikutip dari siaran pers.

Pemerintah Palangkaraya juga menyiapkan transportasi susur sungai bagi para wisatawan yang hendak menikmati keindahan Kota Cantik. “Water boat dan kapal wisata sudah siap. Aturan penggunaannya juga telah kami siapkan, sehingga bisa digunakan pada 7 sampai 9 Maret,” kata Riban.

Menurut Riban, tamu istimewa yang akan datang ke Palangkaraya untuk menyaksikan GMT duta besar dari 14 negara. Mereka datang secara mandiri. “Karena status mereka tamu istimewa, kami akan menyiapkan bus berkapasitas 20 orang,” pungkas Riban. (Aas)