BALARAJA – Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) Provinsi Banten melalui UPT Balaraja terus berupaya berinovasi guna mengejar target pendapatan pajak. Melalui Samsat Keliling (Samling), diharapkan bisa menjadi metoda yang tepat untuk itu, karena mempermudah wajib pajak untuk menunaikan kewajibannya.

samling samsat balarajaKepala UPT Balaraja Epi Siswandi menyatakan konsep office memang pada intinya adalah menunggu wajib pajak untuk datang ke samsat. Sementara, kata Epi, banyak juga wajib pajak yang agak kesulitan menemukan waktu yang cukup untuk meluangkan waktu datang ke samsat.

samling samsat balaraja“Nah, untuk itu lah kami usahakan datang ke masyarakat. Sehingga masyarakat bisa lebih mudah untuk membayar pajak kendaraan,” kata Epi.

Pada Februari ini, Samsat Balaraja juga menggelar Samling di kawasan PT. KMK Global Sport, Cikupa. Kepala UPT Balaraja Epi Siswandi mengatakan sejak hari pertama program tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar, khususnya yang ingin mengurus pajak kendaraan.

“Kami meyakini bahwa dengan mendekatkan outlet pajak dengan para wajib pajak, bisa meningkatkan perolehan pajak secara signifikan,” katanya.

samling samsat balarajaEpi menjelaskan bahwa target UPT Balaraja untuk 2016 ini sebesar Rp422.165.167.000 untuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), dan Rp507.031.175.000 untuk Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

“Realisasi hingga akhir Januari 2016 ini untuk PKB sudah mencapai 8.45 persen. Sementara realisasi BBNKB sudah mencapai 9.25 persen. Kami akan berupaya maksimal untuk mencapai target di akhir tahun ini,” kata Epi.

Di luar razia dan samling, kata Epi, program lain yang dilaksanakan oleh UPT Balaraja adalah pemberian insentif pajak dan menggali potensi-potensi pajak yang lain.(ADV)