Sampah Botol Plastik Jadi Pot Gantung

0
311 views

PABUARAN – Warga RW 04, Kampung Lemburjero, Desa Pasangrahan, Kecamatan Pabuaran, mendaur ulang botol bekas kemasan minuman menjadi pot gantung. Dengan itu, warga tak hanya akan membuat kampung ini menjadi indah. Kampung ini juga akan membuat bersih dan hijau.

Dari gapura kampung, pagar bambu sudah terpasang di sepanjang jalan sekira 400 meter. Tapi, menurut Taufik Pamungkas yang ditunjuk sebagai ketua penataan lingkungan RW 04, pemagaran belum selesai. Pagar yang sudah terpasang belum diwarnai. Warga masih menunggu cat bantuan dari Kepala Desa Pasanggrahan Entat Karyata.

”Catnya baru sampai tadi (kemarin-red), paling kita pengecatan pagar besok (Sabtu, 17/10),” katanya kepada Radar Banten, Jumat (16/10).

Penataan lingkungan RW 04 untuk menghadapi Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2020, kata Taufik, dimulai sejak pertengahan September. Warga dan pemuda melakukannya pada siang dan malam hari.

Saat ini, pemuda RW 04 tengah membuat pot gantung dari botol bekas kemasan minuman. Pot-pot sebagai penghias ini akan dipasang di pinggir jalan setelah semua rampung.

”Kita bikin sampah botol mineral jadi pot gantung,” tegas Taufik.

Botol-botol bekas kemasan minuman itu didapat dari warga yang mengumpulkan selama satu pekan. Sampah plastik tersebut, yang biasanya langsung dibuang, kini diserahkan kepada pemuda.

”Botolnya kita belah dua, terus dicat dan dipasang kawat,” jelas Taufik.

Ketua RW 04 Madarip menambahkan, para pemuda juga bakal membuat taman bermain anak serta melengkapi alat keamanan di pos ronda. ”Tamannya nanti kita kelilingi dengan pagar dan bunga,” tambahnya.

Madarip bangga dengan warganya yang kompak dan mau swadaya untuk menata kampung menghadapi Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2020. Terlebih para pemuda bergotong royong pada siang hari dan malamnya meronda.

”Kita targetkan akhir bulan ini semuanya selesai,” pungkas Madarip. (mg06/don)