Sampah Plastik Diolah Jadi Bahan Bangunan

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah melihat wwarga Desa Kareo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang mengolah sampah plastik menjadi bahan bangunan seperti bata, batako, hingga paving block, Rabu (20/3).

SERANG – Di Desa Kareo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, sampah plastik diolah menjadi bahan bangunan. Mulai dari bata, batako, hingga paving block.

Pengolahan sampah di Desa Kareo dilakukan oleh kelompok masyarakat bernama Kareo Mandiri Sejahtera (KMS). Pengolahan sampah menggunakan mesin olah hasil buatan masyarakat. 

Cara pengolahannya cukup mudah. Mesin menggunakan bahan bakar gas diatur ketinggian suhunya hingga 100 derajat celcius. Kemudian, sampah-sampah plastik yang sudah dicacah dimasukan ke dalam tabung pengolahan. Sampah plastik itu dicampur dengan minyak goreng bekas.

Setelah diolah selama 20 menit, sampah plastik itu menjadi cairan. Kemudian, dimasukan ke alat cetakan untuk dijadikan bahan bangunan. Hasil produknya, dinilai mempunyai kualitas yang lebih bagus dibanding bahan baku dari semen.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, persoalan sampah di Kabupaten Serang menjadi hal yang sangat  krusial. Apalagi Kabupaten Serang belum memiliki tempat pembuangan akhir sampah.

“Jadi yang dilakukan di Desa Kareo ini yang harus kita berikan dukungan penuh. Karena pengolahan sampah kami harapkan dilakukan di masing-masing desa,” katanya, Rabu (20/3).

Bahan bangunan hasil pengolahan sampah ini akan digunakan untuk pembangunan rumah tidak layak huni menjadi layak huni. Di Kecamatan Jawilan, sudah terbentuk tim peduli kemanusiaan yang akan menyelenggarakan program tersebut. (Abdul Rozak)