Razia Samsat Balaraja2Selama dua hari berturut-turut, UPT Samsat Balaraja pada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) Provinsi Banten menggelar razia intensifikasi Razia Pajak Kendaran Bermotor (KB). Kemarin (17/2) bertempat di Jalan Raya Pemkab Tigaraksa, sebanyak 30 personel gabungan Polresta Tangerang, DPPKD dan Jasa Raharja menjaring lebih dari 300 pengendara roda dua dan empat.

Kepala UPT Samsat Balaraja Epi Siswandi mengatakan setiap kendaraan bermotor yang terjaring razia langsung didata dan diberi surat pernyataan agar segera menyelesaikan administrasi yang disarankan petugas. pengendara yang tidak melengkapi surat kendaraan baik STNK atau SIM ditilang Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tangerang. “Kegiatan rutin ini dilaksanakan setiap tahun. Razia ini bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat membayar pajak tepat waktu,” katanya.

Razia Samsat Balaraja3

Selama mendata, sambung Epi, petugas juga memberikan informasi kepada pengguna kendaraan mengenai proses pembayaran pajak secara mudah. Karena masyarakat dapat melakukan pembayaran pajak melalui mobil Samsat Keliling (SAMLING) yang berkunjung ke daerah dengan jadwal yang telah ditentukan. “Dengan Samling, kendaraan tidak perlu datang ke Samsat lagi untuk membayar pajak,” jelasnya.

Epi menambahkan razia dikonsenteraikan ke sejumlah titik – titik padat pengendara salah satunya di Jalur dua Pemkab Tangerang. Razia ini pun guna mengintensifikasi pendapatan pajak kendaraan bermotor. “Demi mencapai target tersebut DPPKD juga sudah menggelar Samsat Keliling (Samling ) dan sejumlah gerai samsat,” katanya.

Razia samsat Balaraja4Dijelaskan dia, tantangan DPPKD bulan ini adalah menggenjot target pendapatan pajak KB. Di tahun 2016 targetnya sebanyak Rp422.165.167.000. Realisasi PKB sampai dengan Januari 2016 adalah Rp35.671.937.700 atau 8,45 persen dari target. Sementara dari Bea Balik Nama-KB (BBNKB) UPT Samsat Balaraja telah menghimpun Rp39.075.661.000 atau 9,25 persen. (adv)