Sangkar Burung Jadi Produk Unggulan Desa Kedung Dalem

0
446 views

TANGERANG – Sangkar burung menjadi produk unggulan Desa Kedung Dalem, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.  Pengrajinnya berada di Kampung Risah RT 08 RW 02 telah memiliki pangsa pasar yang cukup luas di wilayah Jabodetabek hingga Semarang, Jawa Tengah.

Hal itu dikatakan, Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Desa Kedung Dalem Fahrozi saat ditemui di kantornya. Menurutnya rumah produksi sangkar burung tersebut merupakan binaan Kepala Desa Kedung Dalem Jaenudin yang sudah berjalan sejak enam bulan lalu. “Mulanya hanya ada empat orang pekerja, tapi sekarang berkembang ada 13 orang warga desa sebagai pekerja. Bahkan sudah mampu memproduksi mencapai 30 sangkar per pekan,” katanya, Senin (11/11).

Pria yang akrab disapa Ozi menjelaskan, adanya usaha tersebut membantu membuka peluang kerja bagi masyarakat lantaran banyak kepala rumah tangga yang tidak memiliki pekerjaan. Hal tersebut yang menjadi salah satu alasan kepala desa membuka rumah produksi sangkar burung yang diberinama ‘Jaya Norton’.

Sementara itu, Andri Hermawan koordinator rumah produksi sangkar burung menerangkan, pihaknya memproduksi sejumlah jenis sangkar burung. Di antaranya sangkar kicau, dondong dan gupon. Sangkar dijual dengan harga beragam mulai dari Rp125 ribu hingga Rp500 ribu.

Untuk harga sangkar kicau dijual seharga Rp125 ribu, Rp145 ribu dan Rp180 ribu tergantung model, jenis kayu dan ukurannya. Sedangkan untuk sangkar dondong merpati seharga Rp300 ribu dan Rp500 ribu. Sangkar tersebut ada yang dibuat dari kayu biasa, dan kayu jati. Sedangkan sangkar gupon dibanderol Rp350 ribu.

Menurut Andri, sejumlah jenis sangkar burung hasil produksinya sudah didistribusikan ke berbagai toko di wilayah Jabodetabek. Bahkan, ada pembeli perorangan dari Semarang, Jawa Tengah. “Alhamdulillah semoga usaha ini semakin berkembang dan menyerap tenaga kerja yang banyak,” pungkasnya. (pem/rb/adm)