Sanksi Pidana Menanti Calo Tenaga Kerja

Ugun Gurmilang

SERANG – Pemkab Serang mulai merumuskan Peraturan Daerah (perda) Tentang Pengawasan Ketenagakerjaan. Dalam perda ditegaskan, oknum yang menjadi calo tenaga kerja bisa terkena sanksi pidana.

Demikian diungkapkan Kepala Bidang Ketenagakerjaan pada Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang Ugun Gurmilang di ruang kerjanya, jalan Abdul Fatah Hasan, Bunderan Ciceri, Kota Serang, Kamis (8/11). “Kita sedang merevisi Perda Tentang Ketenagakerjaan. Insya Allah, akhir tahun sudah selesai,” tegasnya.

Ugun menyebutkan salah satu isi yang akan tertuang dalam Perda, yakni adanya ketegasan fungsi pengawasan oleh Pemkab Serang terkait ketenagakerjaan. Selain itu, Ugun juga menyebutkan sanksi yang dirumuskan Pemkab dalam Perda untuk oknum yang menjadi calo tenaga kerja. “Kalau di perda sebelumnya kan tidak ada sanksi tegas. Di perda ini, kita ingin adanya sanksi pidana untuk calo,” ungkapnya.

Untuk menindak tegas para calo tersebut, pihaknya akan dibantu oleh Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli). “Kita akan berantas calo tenaga kerja sesuai keinginan Ibu Bupati (menyebut Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah-red),” tegasnya.

Ugun mengakui, pihaknya saat ini kesulitan mendeteksi para calo tenaga kerja. Lantaran itu, pihaknya berencana melakukan pendekatan secara persuasif dengan pihak perusahaan terkait perekrutan tenaga kerja. “Setiap perekrutan meskipun baru rencana harus dilaporkan ke kita, biar kita siapkan juga para pencakernya,” jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah berkomitmen untuk memberantas praktik percaloan tenaga kerja di Kabupaten Serang. Tatu bahkan mengancam akan melaporkan oknum yang menjadi calo tenaga kerja kepada pihak yang berwajib. “Karena ini sudah masuk ranah Saber Pungli,” ujarnya.

Tatu menduga praktik percaloan melibatkan oknum internal perusahaan, bukan hanya oknum di luar perusahaan. “Kita akan telusuri, kalau hanya oknum luar saja tidak mungkin, ini yang terus kita sampaikan ke perusahaan,” tandasnya. (Rozak/RBG)