Santri Pamit ke Jakarta, Tiga Pekan Menghilang

Achmad Fadhlul Muafi alias Fadli (15) yang dilaporkan hilang.

SERANG – Hampir tiga pekan Achmad Fadhlul Muafi alias Fadli (15) telah menghilang. Santri asal Kampung Tambiluk, Desa Tambiluk, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang itu hilang setelah pamit hendak ke Jakarta.

Fadli dikabarkan hilang sejak Sabtu (25/5). Namun, Fadli baru diketahui menghilang ketika keluarganya menjemput Fadli di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Rahmah Kampung Lebak, Kelurahan Lebakwangi, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Selasa (28/5) lalu. Fadli dilaporkan hilang oleh keluarganya ke Mapolsek Walantaka pada Kamis (30/5). “‎Sampai sekarang belum pulang (Fadli-red). Kami masih mencari,” ungkap Muhammad Affif Sukma, kakak kandung Fadli, Selasa (11/6).

Sebelum menghilang, Fadli sempat berpamitan kepada rekannya untuk menemui kerabatnya di Jakarta. Namun, kerabat Fadli di Jakarta membantahnya. “Infonya pergi ke Kalideres. Hilangnya sudah ada sekira sepuluh hari. Nanya ke teman-temannnya juga sudah. Infonya macam macam, ada yang bilang Fadli pas mau pulang ngajakin kerja, ngajakin main, dan mau pulang,” ujar Affif.

Pihak keluarga telah berusaha mencari keberadaan Fadli di sejumlah tempat. Mulai dari Serang, Cilegon, hingga Jakarta. “Kami sudah cari di wilayah Serang, Cilegon, sampai Merak dan Kalideres. Kami juga telah memasang pamflet kehilangan anggota keluarga,” kata Affif.

Affif berharap adiknya segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat. Fadli memiliki ciri fisik mata juling, berkulit sawo matang dan tinggi sekira 145 sentimeter. Affif meminta warga yang menemukan keberadaan Fadli dapat melaporkan ke kantor polisi terdekat. “Kami harap keberadaan Fadli segera ditemukan. Kami telah membuat laporan ke Polsek Walantaka,” ucap Affif.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Walantaka Inspektur Polisi Dua (Ipda) Suroso mengaku masih belum menemukan Fadli. “Laporannya sudah kami terima Kamis lalu, Kamis (30/5). Saat ini masih dalam proses pencarian,” tutur Suroso. (mg05/nda)