Sarana Tak Memadai, 50 SLTA di Kabupaten Serang Belum Siap UNBK

0
507 views

SERANG – Sebanyak 50 sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) di Kabupaten Serang belum siap menerapkan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Hal tersebut lantaran belum tersedianya sarana yang memadai.

Ketua Majelis Kepala SLTA Kabupaten Serang Mohammad Najih mengatakan, dari 72 sekolah negeri dan swasta, hanya 22 sekolah yang siap melaksanakan UNBK. “Yang terdaftar di Dindik baru itu,” katanya usai melakukan rapat koordinasi antarkepala sekolah di SMAN 1 Ciruas, Kamis (19/1).

Ia mengatakan, dari 72 sekolah tersebut, 26 di antaranya merupakan sekolah berstatus negeri dan 46 di antaranya berstatus swasta. “Yang negeri baru ada sepuluh sekolah yang siap,” kata Najih yang juga sebagai kepala SMAN 1 Ciruas.

Menurut dia, rapat yang diselenggarakan di sekolahnya tersebut merupakan koordinasi untuk membahas persiapan UNBK di masing-masing sekolah. “Ini rapat kita yang pertama setelah naungan dialihkan ke Dindik Provinsi,” ujarnya.

Ia mengatakan, untuk sistem UNBK belum ada keputusan dari pemerintah terkait pemerataan di semua sekolah. “Kalau semua diwajibkan UNBK, kita akan saling membantu, sekolah saya sendiri siap jika ada yang ikut UNBK di sini (SMAN 1 Ciruas),” tuturnya.

Ia menambahkan, ke depan pemerintah diharapkan dapat memfasilitasi sekolah yang tidak memiliki sarana komputer untuk menerapkan sistem UNBK. “Agar tidak ada kendala dalam penyelenggaraannya,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Banten Adrius Prihartanto yang juga hadir pada rapat tersebut mengatakan, kesiapan sekolah untuk menyelenggarakan UNBK masih perlu dimaksimalkan. “Kalau mendengar jumlah tadi berarti masih banyak yang harus dilengkapi,” katanya.

Ia mengatakan, pihaknya sudah melakukan upaya-upaya untuk persiapan UNBK di setiap sekolah. “Sekarang sedang ada pengecekan di setiap sekolah untuk menilai siap atau tidaknya,” ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya melakukan bimbingan dan pelatihan kepada sekolah untuk memberikan pemahaman tentang sistem UNBK. “Termasuk pengawasan pelaksanaannya juga,” jelasnya. “Kalau belum siap UNBK, kita sediakan kertas ujian di setiap sekolah, tapi kita sedang usahakan dulu untuk dapat UNBK, bagaimanapun caranya,” imbuhnya. (Rozak/Radar Banten)