Sarankan Jembatan Gantung Dalung, Syafrudin Akan Bangun Permanen

0
283 views

SERANG – Walikota Serang Syafrudin menyarankan agar warga menutup sementara jembatan gantung di Kelurahan Dalung, Kecamatan Cipocokjaya, Kota Serang.

Saran itu dilakukan setelah dirinya meninjau langsung jembatan tersebut pada Senin (23/9). Jembatan ini biasanya digunakan warga sebagai jalur alternatif warga perumahan Komplek Griya Permata Asri menuju Kelurahan Tembong.

Bersama Kepala Dinas Penataan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang M Ridwan, Syafrudin mengecek dan melewati jembatan gantung itu secara langsung.

Usai melintasi jembatan sepanjang 30 meter itu, Syafrudin menilai, jembatan tidak layak digunakan. “Itu bisa menimbulkan bahaya atau putus, karena itu kami mengimbau sementara untuk ditutup dulu,” katanya di lokasi.

Jika pun warga memaksa melintasi jembatan tersebut, ucap Syafrudin, tidak boleh membawa muatan berat. “Kalau warga masih memaksa membutuhkan jembatan ini, terpaksa harus saya pakai rambu-rambu dulu. Artinya tidak dilewati dengan muatan yang melebihi, yang akan mengakibatkan putus,” katanya.

Syafrudin mengatakan, akan berkoordinasi dengan pihak pengembang perumahan dan masyarakat sekitar untuk membangunnya. Namun, sebelum dibangun akan dilakukan pengambilalihan aset oleh Pemkot. “Saya bawa ke Pak Kadis PU untuk diteliti, kemudian tahun 2020 akan kami anggarkan untuk dibuatnya jembatan gantung ini,” katanya.

Ia memprediksi, membutuhkan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar untuk membangun kembali jembatan tersebut. Sebab, jembatan tersebut juga perlu diperluas agar memudahkan mobilitas warga. “Jembatan ini swadaya masyarakat, jadi nggak masalah kalau nantinya jembatan gantung ini milik pemerintah Kota Serang,” katanya.

Kepala DPUPR Kota Serang M Ridwan mengatakan, akan segera melakukan kajian untuk melihat posisi dan kemungkinan desainnya. “Seperti saran Pak Wali, kita akan lihat lebih dahulu,” katanya.

Kata dia, paling cepat jembatan baru dibangun pada 2020. Sebab harus ada kajian desain engineering detailnya lebih dahulu. “Kita nanti lihat desain apa yang cocok,” ujarnya. (Ken Supriyono)