Satgas Pangan Bekuk Penjual Daging Sapi Oplosan Babi di Pasar Cilegon

0
1.369 views

CILEGON – Penjual daging sapi yang mencampur dengan daging celeng atau babi hutan di Pasar Baru Kranggot Kota Cilegon akhirnya tertangkap, Sabtu (17/6) dini hari. Penangkapan dilakukan oleh Tim Satgas Pangan Kota Cilegon yang terdiri dari unsur Polisi, TNI, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Cilegon dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon.

Penjual daging yang telah meresahkan masyakarat khususnya umat Islam itu, yakni Anwar (22) dan Ahmad Yani (18). Namun saat diinterogasi, keduanya membantah kalau mereka sengaja mencari keuntungan lebih dengan cara curang tersebut. Mereka berdalih tidak mengetahui bahwa daging tersebut merupakan daging babi hutan. “Saya mah hanya pekerja Pak, tidak tahu apa-apa,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Kota Cilegon Tb Dikrie Maulawardhana yang turut hadir di sidak pada dini hari tersebut mengatakan, dari kedua orang tersebut didapati barang bukti sebanyak 35 kilogram daging celeng yang telah terbagi menjadi lima kemasan. Setiap kemasannya seberat 7 kilogram.

“Dia sudah beberapa kali dan modusnya terus berubah. Polanya pindah-pindah. Dari wilayah Serang. Setelah informasi masuk, kita langsung menindak dari Satgas Pangan. Kita akan terus telusuri sampai ke pemasok utamanya,” ujarnya.

Ia berharap setelah tertangkapnya kedua orang tersebut, Pasar Baru Kranggot Kota Cilegon terbebas dari adanya peredaran daging sapi yang dioplos daging babi hutan. Sehingga masyarakat lebih tenang dan merasa aman.

“Kami berharap dengan adanya temuan ini masyarakat bisa menjadi lebih cerdas agar dapat membedakan mana daging babi dan daging sapi. Terutama dari warnanya yang lebih pucat, seratnya lebih halus dan mudah dirobek dengan tangan. Dan juga kandungan lemaknya yang berbeda dengan daging sapi,” tuturnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)