Satlantas Lebak Amankan 100 Knalpot Brong

0
2185
Kasatlantas Polres Lebak AKP Tiwi Afrina menunjukkan 100 unit knalpot brong hasil operasi Satlantas Lebak, kemarin. Knalpot-knalpot itu rencananya akan dimusnahkan karena menimbulkan kebisingan.

RANGKASBITUNG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lebak berhasil mengamankan 100 lebih knalpot brong sejak akhir Maret hingga April 2021 di beberapa ruas jalan yang rawan balapan liar. Knalpot tersebut rencananya akan dimusnahkan Satlantas Polres Lebak agar tidak bisa digunakan lagi pemiliknya.

Kasatlantas Polres Lebak AKP Tiwi Afrina mengatakan, knalpot brong yang digunakan masyarakat berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum. Untuk itu, polisi menyita knalpot tersebut dari masyarakat yang melintas di wilayah Lebak. Sebagian knalpot digunakan anak-anak muda pada kendaraan yang telah dimodifikasi untuk balapan liar.

“Ada 100 lebih knalpot brong yang kita amankan selama dua minggu terakhir. Sebagian besar knalpot itu diamankan di ruas Jalan Multatuli, Rangkasbitung,” kata Tiwi Afrina saat menggelar konferensi pers di gedung Satlantas Polres Lebak, kemarin.

Tiwi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan knalpot brong. Karena, penggunaan knalpot tersebut dapat mengganggu ketertiban umum. Masyarakat yang terganggu bisa mengadukan masalah tersebut kepada pihak kepolisian dan pengguna knalpot brong terancam pidana kurungan satu bulan penjara.

“Knalpot yang kita amankan ini akan dimusnahkan bersamaan dengan barang bukti tindak pidana yang lain,” jelasnya.

Perempuan asal Lampung ini juga menyoroti ruas jalan yang rawan dijadikan aksi balapan liar di wilayah Lebak. Setidaknya ada dua ruas jalan yang kerap jadi ajang balapan liar, yakni Jalan Multatuli dan Jalan Tol Serang – Panimbang. Di dua lokasi tersebut, Satlantas Polres Lebak telah mengamankan 10 unit lebih sepeda motor yang telah dimodifikasi untuk balapan liar. Termasuk knalpot brong yang disita petugas dari lapangan.

“Untuk balapan liar yang meresahkan masyarakat, kami telah amankan lebih dari 10 unit kendaraan bermotor. Sebagian kendaraan tersebut bodong dan sampai sekarang tidak diambil pemiliknya,” tegasnya.

Guna mencegah balapan liar, Tiwi menerjunkan anggotanya untuk melakukan patroli di daerah rawan balapan liar. Tiap malam, anggota Satlantas Polres Lebak patroli di ruas jalan di wilayah perkotaan dan Jalan Tol Serang – Panimbang di Cibadak. Para pelaku balapan liar, lanjutnya, terancam denda hingga Rp3 juta, karena mereka telah meresahkan dan mengganggu masyarakat.

“Daerah rawan balapan liar akan terus kita pantau. Tujuannya untuk mencegah terjadinya balapan yang berpotensi membahayakan dirinya sendiri dan orang lain,” ungkapnya.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Lebak Ipda R Agung membenarkan, telah mengamankan 100 lebih knalpot brong dan kendaraan roda dua yang digunakan balapan liar. Knalpot brong tersebut nantinya akan dimusnahkan agar tidak bisa digunakan lagi.

“Ini hasil patroli kami di jajaran Satlantas Lebak selama dua minggu,” katanya.(tur/alt)