Satpol PP Cilegon Tegaskan Tak Ada PSK di Taman Layak Anak

0
682 views
Kasatpol PP Cilegon Ujang Sukirman.

CILEGON – Keberadaan Taman Layak Anak (TLA) Kota Cilegon, di Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta tepat di samping Kantor DRPD Cilegon diduga menjadi sarang maksiat dan para pekerja seks komersil (PSK) menjajakan diri.

Wakil Walikota Cilegon Edi Ariadi secara terang-terangan meminta agar Satpol PP Cilegon segera mengambil tindakan dengan adanya informasi tersebut. “Satpol PP harus melakukan tindakan dengan adanya informasi bahwa keberadaan taman kota dijadikan sebagai tempat mangkal wanita malam,” ujar Edi, Senin (9/1).

Terpisah, Kasatpol PP Cilegon Ujang Sukirman saat ditemui di ruang kerjanya membantah jika Taman Layak Anak telah dijadikan tempat mesum dan PSK menjajakan diri. Ia mengaku telah mengerahkan personelnya untuk melakukan pengawasan mulai dari pukul 21.00 WIB di taman tersebut.

“Tidak ada itu PSK di situ. Paling hanya anak muda berpacaran. Itu juga setiap malam anggota kita yang berjumlah delapan orang yang berjaga di kantor Pemkot secara bergantian empat-empat orang berpatroli ke Taman Layak Anak itu,” kata Ujang.

Untuk keberadaan taman kota yang berada di pusat Kota Cilegon, Ujang memastikan bebas dari maksiat karena pengawasan secara langsung oleh Satpol PP Kota Cilegon. “Kalau taman-taman yang ada di dalam kecamatan itu baru pengawasannya ada di setiap Kasitrantib Kecamatan. Kalau di depan Masjid Agung, Landmark Cilegon dan Taman Layak Anak selalu masuk pengawasan kita,” ujarnya.

Namun demikian, Ujang tidak menyangkal jika sejumlah fasilitas umum baik di Taman Layak Anak dan Taman Cilegon Boulevard sudah banyak didapati yang rusak oleh sebab tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab para pengunjungnya. “Memang kesadaran untuk menjaga fasilitas umum dari warga kita itu masih kurang,” ucapnya. (Riko)