Operasi penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Rangkasbitung, Lebak.

LEBAK – Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lebak kembali melakukan operasi penertiban pedagang kaki lima (PKL) di beberapa ruas jalan di Rangkasbitung. Puluhan PKL yang membandel hanya diberikan sanksi teguran dan pembinaan.

Pantauan Radar Banten di Jalan RT Hardiwinangun, Kecamatan Rangkasbitung, puluhan anggota Satpol PP mendatangi satu per satu PKL yang berjualan di badan jalan. Mereka diminta untuk menutup lapak PKL pada pagi dan siang hari. Jalan RT Hardiwinangun masuk dalam zona kuning (daerah yang dilarang berjualan di pagi dan siang hari). PKL baru bisa berjualan di ruas jalan tersebut pada sore hingga dini hari.

Kepala Seksi Operasi dan Pengendalian (Opsdal) Dinas Satpol PP Lebak Yanto Komi menyatakan, setelah lebaran Satpol PP telah melakukan operasi penertiban PKL. Ini merupakan operasi penertiban kedua terhadap PKL yang membandel. Mereka yang nakal diberikan peringatan dan diminta untuk tidak berjualan di zona terlarang pedagang PKL. Antara lain Jalan Multatuli, Jalan Abdi Negara, Jalan Iko Djatmiko, Jalan RT Hardiwinangun, Jalan Ir. Djuanda, dan di depan Rumah Sakit Adjidarmo Lebak.
“Kami dari Dinas Satpol PP kembali melakukan penindakan terhadap PKL yang berjualan di zona merah dan zona kuning PKL. Semua pedagang yang berjualan di dua lokasi tersebut kita tertibkan. Bahkan, KTP-nya kita sita,” kata Yanto Komi kepada wartawan, Selasa (25/6).

Dia menambahkan, penertiban PKL di Lebak merupakan amanah dari Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2018 tentang Penataan dan Pemberdayaan PKL dan Perda 17 Tahun 2006 Tentang Penyelenggaraan Kebersihan Ketertiban dan Keindahan (K3). Untuk itu, PKL yang masih berjualan di wilayah zona merah harus ditindak agar tidak mengganggu ketertiban umum.

“Kita bergerak bukan tanpa dasar. Karena itu, kita tegaskan kepada PKL untuk mematuhi aturan mengenai zonasi PKL. Di zona merah kita larang PKL berjualan, di zona kuning boleh berjualan asalkan pada sore hingga dini hari. Sedangkan siang hari enggak boleh,” jelasnya. (Mastur)

BACA selengkapnya di koran Radar Banten atau versi digital di epaper.radarbanten.co.id. Saksikan juga di Banten Raya TV pada program SELAMAT PAGI BANTEN (07.00 WIB), BANTEN SIANG (13.00 WIB), BANTEN PETANG (17.00 WIB) dan BANTEN MALAM (21.00 WIB) di channel 50 UHF/702 MHz, atau melalui streaming www.barayatv.com/live.