Satpol PP Lebak Panggil Peternak Ayam di Binong


LEBAK – Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lebak memanggil peternak ayam di Desa Binong, Kecamatan Maja. Pemanggilan peternak ayam dilakukan untuk menindaklanjuti aduan masyarakat terkait perizinan 13 peternakan ayam.

Pantauan Radar Banten di kantor Dinas Satpol PP Lebak, perwakilan peternak mendatangi kantor tersebut. Mereka langsung menemui Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Daerah (PPUD) Satpol PP Lebak Tati Suharyati. Tidak lama kemudian, Kepala Desa Binong, Kecamatan Maja Eli Suhaeli menghadiri pertemuan di kantor Satpol PP Lebak.

Perwakilan peternak ayam di Desa Binong Hamdani menyatakan, Satpol PP Lebak memanggil peternak ayam di Maja, karena peternak tidak mengantongi izin usaha peternakan. Untuk itu, Hamdani akan mengomunikasikan hasil pertemuan dengan Satpol PP kepada peternak yang lain. Mereka hanya bisa pasrah jika Satpol PP Lebak menutup peternakan ayam yang selama ini menjadi sumber mata pencaharian masyarakat di Binong.

“Saya akan koordinasi terlebih dahulu dengan rekan-rekan peternak, karena usaha yang kami lakukan bukan modal sendiri. Tapi dibantu perusahaan peternakan ayam. Kami hanya menyediakan kandang dan tenaga merawat ayam-ayam tersebut,” ungkapnya.

Kepala Dinas Satpol PP Lebak Dartim mengatakan, pemanggilan peternak ayam di Maja untuk menindaklanjuti aduan masyarakat terkait peternakan ayam di Maja yang tidak berizin. Berdasarkan Peraturan Daerah Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Kecamatan Maja merupakan kecamatan bebas peternakan ayam. Tapi, keberadaan peternakan ayam di sana sudah ada sebelum Perda RTRW tersebut terbit. Karena itu, Satpol PP mengusulkan kepada DPRD Lebak untuk melegalkan peternakan ayam di semua kecamatan.

“Dengan catatan mereka harus mematuhi aturan mengenai izin pendirian peternakan agar tidak merugikan masyarakat,” tegasnya.(Mastur)