LEBAK – Satu dari dua wisatawan yang tenggelam di Pantai Sawarna hingga kini belum ditemukan. Tim gabungan SAR, aparat desa, penjaga pantai (balawista) masih terus melakukan penyisiran untuk mencari Pahrul Zaman, warga Jalan Krukutuk, Tamansari, Jakarta, yang kemarin dinyatakan tenggelam. Sementara satu wisatwan atas nama Herryudhana (36), warga Jalan Angsana Nomor 84, Kebon Jeruk, Jakarta, sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Kita bersama tim lainnya terus melakukan penyisiran untuk melakukan pencarian,” terang Lili Suhaeli, koordinator lapangan Balawista Kabupaten Lebak, kepada radarbanten.com, melalui ponsel, Kamis (5/2/2015).

Penyisiran dilakukan di pinggir pantai. “Saat ini gelombang cukup tinggi. Tim juga terus standby. bahkan malam hari juga kita patroli melakukan pencarian. Semoga bisa segera ditemukan,” ungkapnya.

Diinformasikan, peristiwa tenggelamnya dua wisatawan ini bermula saat korban bersama rombongan sebanyak 15 orang tiba di Pantai Sawarna Rabu (4/2/2015) pukul 10.00 WIB. Rombongan beristirahat di Pemondokan Bu Ida. Pada pukul 15.00 WIB, korban bersama sekitar sembilan orang rekannya berenang di pantai.

“Ombaknya sih tidak terlalu tinggi. Cuma memang tadi arus bawah cukup kuat ke arah Timur. Makanya korban tertarik arus,” jelas Sekretaris Balawista Banten Ade kepada radarbanten.com, Kamis (5/2/2015). (Qizink)