Satu Lagi Pasien Covid di Cilegon Dinyatakan Sembuh

0
610 views
Ilustrasi. Foto: Shutterstock

CILEGON – Pasien Covid-19 di Kota Cilegon yang dinyatakan telah sembuh bertambah. Dengan seperti itu, dari total lima orang positif, dua di antaranya dinyatakan sembuh.

Sebelumnya, pasien yang telah dinyatakan sembuh pertama kali adalah pasien berinisial Y, asal Kelurahan Panggungrawi, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan selama dua pekan di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Jakarta.

Pasien pun telah kembali di ke kediamannya di kompleks Bumi Panggung Indah (BPI), Jumat (15/5) malam sekira pukul 21.30 WIB.

Kini, pasien yang baru dinyatakan sembuh  dari virus berbahaya itu berinisial HM, dari Kelurahan Tegal Bunder Kecamatan Purwakarta.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cilegon, Aziz Setia Ade Putra menjelaskan, perempuan berusia 27 tahun itu sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 pada 9 Mei 2020.

Kemudian, pada 10 Mei 2020 yang bersangkutan dirujuk ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Jakarta untuk mendapatkan penanganan medis.

β€œDan pada hari ini, 26 Mei, dokter di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Jakarta menerangkan bahwa saudari HM dinyatakan sembuh,” ujar Aziz, Selasa (26/5).

HM kini telah kembali ke Kota Cilegon. Selama 14 hari sejak 26 Mei sampai 9 Juni akan melakukan isolasi mandiri untuk melewati masa inkubasi.

Dikatakan Aziz, hingga kemarin, data kasus positif Covid-19 di Kota Cilegon yang masih menjalani perawatan sebanyak dua orang. Sedangkan satu pasien lainnya menjalani isolasi mandiri.

Sedangkan berdasarkan data peta sebaran Covid-19, Orang Tanpa Gejala (OTG) tercatat sebanyak 231 orang, 10 diantaranya masih menjalani isolasi mandiri. Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 601 orang. 45 di antaranya masih dalam pemantauan, 555 telah selesai jalani pemantauan, dan satu orang meninggal dunia.

Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sejauh ini tercatat sebanyak 61 orang, 27 orang masih dirawat, 14 orang sembuh, dan 20 orang meninggal dunia.

Sementara itu, sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon Arriadna menjelaskan, pemerintah telah melakukan upaya seoptimal mungkin untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Cilegon, baik dengan melakukan penyemprotan disinfektan, mengeluarkan berbagai aturan pencegahan Covid-19, membagikan alat pelindung diri (APD), dan lainnya.

Namun, menurutnya, untuk benar-benar mencegah penyebaran Covid-19 perlu peran serta aktif masyarakat dengan cara disiplin menerapkan protap Covid-19 dalam menjalankan berbagai aktivitas. (bam/air)