JAKARTA – Mantan presiden sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono menaruh kepercayaan kepada Presiden Joko Widodo dalam mengatasi kemelut Polri-KPK. SBY yakin, Jokowi mampu mengatasinya.

“Saya menilai persoalan ini tidak sangat rumit & solusinya pun tersedia. Saya juga yakin Presiden Jokowi akan bisa mengatasinya. Yang penting, institusi Polri & KPK dapat diselamatkan & bisa kembali menjalankan tugasnya, terutama pemberantasan korupsi,” tutur SBY di akun twitter dan facebook yang sudah diverifikasi, Rabu (4/2).

SBY mengaku, lewat Twitter, Facebook dan SMS sudah menerima banyak pertanyaan dan permintaan untuk ikut membantu mengatasi rivalitas Polri-KPK. Namun SBY memutuskan menahan diri.

“Lebih tepat & bijak, jika saya tetap menahan diri & tidak ikut meramaikan kemelut ini, apalagi jika menambah rumitnya permasalahan. Meskipun banyak yang meminta, lebih baik saya tidak bertemu Pak Jokowi. Bisa menimbulkan prasangka, “mengintervensi & mempengaruhi”,” tulisnya.

Saat ini, kata SBY, rakyat terkaget-kaget dengan banyak cerita soal “di balik layar” yang tak baik. “Semua perlu diklarifikasi, agar kepercayaan rakyat tidak runtuh. Suasana bertambah tidak baik, karena kini terjadi saling serang & “buka-bukaan”, tanpa diketahui mana yang benar & mana yang tidak,” sindir SBY.

SBY mencoba mengingatkan, agar para pemimpin dan pejabat negara, lembaga-lembaga penegak hukum hingga partai-partai politik, bahwa semua perlu kepercayaan rakyat.

“Oleh karena itu perlu dilakukan klarifikasi apakah berita-berita buruk itu fitnah atau fakta. Yang paling baik, ceritakanlah kebenaran. Hanya kebenaran & kemudian kepercayaan rakyatlah yang akan menyelamatkan negeri ini. Semoga kita dituntun oleh Allah SWT,” pangkas SBY. (adk/jpnn)