Scorpio Tabrak Vario, Satu Orang Tewas

DOK.POLISI

CILEGON – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) kembali terjadi di Kota Cilegon, kemarin. Korbannya ialah Budi Ramdani (49), tenaga kontrak di Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Cilegon.

Berdasarkan informasi, kecelakaan yang terjadi pada Rabu (14/2) sekira pukul 06.50 WIB di akses Tol Merak, Lingkungan Sumur Wuluh, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol itu, ketika Yamaha Scorpio dengan nomor polisi A 6383 WF yang dikemudikan oleh Anton Muzapar Ahmad melaju dengan kecepatan tinggi menabrak motor Honda Vario dengan nomor polisi A 2551 MS yang dikemudikan oleh Budi Ramdani saat hendak keluar dari kantor BKP menuju Merak.

Kasat Lantas Polres Cilegon AKP Fikri Ardiansyah membenarkan bahwa telah terjadi kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor di depan kantor BKP. “Kecelakaan terjadi sekira pukul 06.50 WIB. Di jalan Cikuasa Atas,” katanya.

Kata Fikri, korban yang membawa sepeda motor Scorpio bernama Anton dan yang membawa Vario bernama Budi. “Budi meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit lantaran mengalami luka di bagian kepala, sementara Anton mengalami luka berat,” ujarnya.

Fikri mengungkapkan, kecelakaan itu terjadi saat sepeda motor Vario yang hendak keluar dari BKP menuju arah Merak ditabrak sampingnya oleh Scorpio. “Scorpio dari arah Merak berkecepatan tinggi. Pengendara sepertinya tidak bisa mengendalikan motornya sehingga menabrak Vario dari samping,” ungkapnya.

Koordinator Fungsional Tumbuhan BKP Rahmat Kurnia membenarkan bahwa yang terlibat lakalantas di depan BKP adalah staf kontrak dari BKP. “Ya benar Mas, yang kecelakaan adalah staf kontrak kami. Dia meninggal dunia dalam perjalanan,” katanya.

Korban sedang bekerja dan hendak mengantarkan makan ke mes, korban menyeberang tanpa melihat lagi. “Korban warga Bandung, kebetulan adiknya juga bekerja menjadi staf kita di BKP,” tandasnya. (Adi/RBG)