SD Negeri Cikande 3 Optimistis Ikut Penilaian PBLHS 2020

0
1.063 views
Kepala SD Negeri Cikande 3 Trisni Rahayu beserta dewan guru foto bersama dengan dewan juri seusai penilaian adiwiyata, Kamis (27/8/2020).

SERANG – SD Negeri Cikande 3, Kabupaten Serang, mengikuti penilaian Gerakan Peduli Berbudaya Lingkungan Hidup Sekolah (PLBHS) tingkat kabupaten, Kamis (27/8/2020). Sekolah yang terletak di pinggir jalan ini terlihat sudah sangat siap menghadapi penilaian PBLHS 2020 atau yang dulu dikenal dengan penilaian adiwiyata.

Penilaian meliputi antara lain penataan tanaman, penanaman pohon, sanitasi, konservasi energi, konservasi air, drainase, dan lain sebagainya. Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri atas perwakilan pemerintah, kemenag, LSM, dan media.

Kepala SD Negeri Cikande 3 Trisni Rahayu, S. Pd mengatakan, senang sekolahnya ditunjuk untuk mengikuti penilaian adiwiyata ini. “Ini akan menjadi motivasi kami untuk terus melakukan perbaikan terutama terkait dengan penataan lingkungan hidup,” katanya kepada Radar Banten di sela-sela penilaian, Kamis (27/8/2020).

Menurutnya, penilaian adiwiyata ini sangat penting untuk membangun kesadaran siswa terhadap lingkungan. Dengan kesadaran yang dibangun sejak dini itu dapat bermanfaat kelak di kemudian hari.

Koordinator tim juri Rianto Haryadi mengatakan, SD Negeri Cikande 3 sudah sangat siap menghadapi penilaian adiwiyata. “Secara administratif sudah baik, begitu juga dengan sarana dan prasarana sudah sngat memadai. Kami melihatnya, sudah layak diajukan untuk penilaian tingkat provinsi tahun mendatang,” katanya.

Diakui Rianto, dirinya juga sempat keliling sekolah untuk melihat sarana dan prasarana. “Sudah lengkap, ada green house, pemanfaatan limbah plastik menjadi kerajinan, dan lainnya,” ujarnya.

Hal senada disampaikan juri lainnya, Ade Prayasta. Kata Ade, SD Negeri Cikande 3 ini sudah komplit sehingga layak diajukan ke penilaian lebih tinggi yaitu tingkat provinsi. “Terus dijaga dan kalau perlu ditingkatkan lagi,” katanya.

Di tempat yang sama Kasi Kurikulum dan Penilaian bidang SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang Dedi Mawardi mengatakan, penilaian adiwiyata ini baik karena membentuk siswa peduli terhadap lingkungan. “Walaupun gerakan cinta lingkungan PBLHS ini tanamkan di sekolah tapi semoga aplikasinya sampai ke lingkungan tempat siswa itu tinggal menjadi budaya cinta lingkungan,”, katanya.

Penilaian PBLHS tingkat kabupaten ini dilakukan oleh dewan juri yang dibentuk Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang. Mereka adalah Rianto Haryadi (DLH), Dedi Mawardi (Disdikbud), Ade Prayasta (LSM Rekonvasi Bhumi), Titin Perihatini (Kemenag), dan Asikin (DLH). (alt)