SERANG – Tiga warga Kampung Jongjing, Desa Tirtayasa, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang tertimpa runtuhan warung di kampung tersebut. Berdasarkan informasi, saat kejadian, ketiga warga tersebut sedang terlelap tidur.

Kejadian tersebut terjadi kemarin, Senin (14/8) sekira pukul 17:00 WIB. Nur Ajijah, saksi mata menjelaskan, warung tersebut runtuh secara tiba-tiba meski tidak ada angin kencang pada saat kejadian.

“Anak-anak yang lagi pada latihan Paskibra pada kaget. Saya juga kaget. Rame banget pada pengin (mau) ngelihat,” ujarnya kepada Radar Banten Online, Selasa (15/8).

Ada pun tiga warga yang tertimpa reruntuhan salah satunya adalah Madsupi, pemilik warung. Sedangkan dua lainnya kawan Masdupi yang tidak diketahui identitasnya. Beruntung, ketiga korban tidak mengalami luka berat.

“Bahkan satu penghuni di dalam tidak mengetahui warung yang ditidurinya sudah ambruk lantaran pulas tertidur,” katanya.

Kata dia, perabotan di dalam warung rusak seperti kulkas, sound sistem dan alat-alat memasak alami rusak. “Warungnya biasa buat jualan gorengan sama jajanan snek. Itu mah bukan rumah sih, emang warung. Nggak ditinggalin. Kalau malem pulang ke rumahnya. Kalau istrinya (Robiah) lagi bebersih rumah. Yang jagain suaminya sama ada temennya kemaren lagi main, terus tidur di warung,” ujarnya.
Pantauan Radar Banten Online di lokasi, puing-puing warung berbentuk gubug itu masih berada di sisi jalan, tepat di depan lapangan Jongjing yang biasa digunakan olahraga warga setempat.

Bilik bambu, asbes, bambu dan amben masih ada di pinggir jalan. Sementara, perabotan dan barang jualan sudah tidak terlihat. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com).