Sejabat Seri 9 New Normal: Meski Berjarak, Tetap Semarak

Danrem 064/MY Brigjen TNI Gumuruh Winardjatmiko didampingi Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi, Direktur Radar Banten dan Banten TV Mashudi, Walikota Serang Syafrudin dan sejumlah tamu undangan VIP lainnya melepas peserta Sejabat Seri 9, di Graha Pena Radar Banten, Kota Serang, Sabtu (8/8).

SERANG – Sepeda Jelajah Wisata Banten (Sejabat) seri 9 sudah digelar, Sabtu (8/8). Peserta tampak antusias menyusuri trek sepanjang 55 kilometer di wilayah Kota/Kabupaten Serang.

Kendati banyak peserta yang keram, tapi tetap melanjutkan perjalanan setelah mendapatkan penanganan medis ringan dari tim marshall dan petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang.

Sejabat dilepas bersama Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Gumuruh Winardjatmiko, Irwasda Polda Banten Kombes Pol Adi Suseno, Walikota Serang Syafrudin, Direktur Radar Banten/Banten TV Mashudi, anggota DPR RI dari Dapil Banten Tb Haerul Jaman dan penggagas Sejabat Kol Inf Wahyu Widodo sekitar pukul 07.00 dari Graha Pena Radar Banten. Selain itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi pun hadir di Sejabat dari awal sampai penutupan. Para pimpinan TNI dan Polri yang didampingi pejabat utama masing-masing dan Direktur Radar Banten ikut gowes menyusuri setiap trek sambil bercanda ria dan bergurau. “Tanjakannya panjang sekali. Tapi asyik banyak pohon rindang,” kata Danrem 064/ MY Brigjen TNI Gumuruh Winardjatmiko begitu sampai di pit stop pertama kantor Kecamatan Gunungsari.

Sementara tanjakan tipis dan berat baru akan dijumpaikan pada jalur kantor Kecamatan Gunungsari hingga Jalan Raya Cadasari, Simpang Desa Tanjungsari sepanjang 16 kilometer. Di lintas jalan inilah, banyak peserta yang mengalami keram kaki.

Pantauan Radar Banten, Irwasda Kombes Pol Adi Soeseno yang disertai pejabat utama Polda Banten dan anggota DPR RI Tb Haerul Jaman dan tim serta penggagas Sejabat Kol Inf Wahyu Widodo gowes sampai finis.   

Juga tampak gowes Kepala Inspektorat  Pemkab Serang Rahmat Jaya dan tim.

Mbah Kamil, penggagas Sejabat, menilai trek yang dipilih sebagai jalur Sejabat makin menantang. Kata penggowes kawakan ini, untuk ikut Sejabat bukan hanya fisik yang disiapkan, tapi juga mental. “Kalau enggak kuat mental, banyak peserta yang potong kompas, memilih jalan pintas,” katanya.

Pengamanan pada jalur trek Sejabat, Sabtu lalu tampak luar biasa dan maksimal. Pada setiap pertigaan atau perempatan jalan selalu dijaga aparat TNI dan Polri. “Luar biasa, jadi kami yang belum tahu jalur enggak bakal kesasar,” kata peserta asal Tangerang di pertigaan Sanepa, Pasar Ciomas.

Peserta Sejabat yang diasuransikan Askrindo makin puas, karena bisa memasuki Kawasan Bendung Sindangheula, Pabuaran yang merupakan pit stop kedua. Peserta tampak berswafoto ria dengan panorama alam yang indah.

Suksesnya gelaran Sejabat ini tak lepas dari dukungan Askrindo, holding asuransi BUMN dengan produk asuransi dan penjaminan. Dukungan juga datang dari Hj Ratu Tatu Chasanah sebagai Bupati Serang, Pemkot Serang, Bank bjb, Astra Infra Toll Road, ASDP, Camat Gunung Sari Amirudin dan Pengelola Bendungan Sindangheula. Tak lupa panitia juga mengucapkan terimakasih kepada unifikasi gowes Serang Cilegon Anyer Merak (SCAM) Facebiker, TGP, dan klub-klub gowes yang sudah ikut meramaikan event Sejabat.

Danrem 064/ MY Brigjen TNI, Gumuruh Winardjatmiko mengapresiasi kepada Radar Banten dan Banten TV yang sudah menyukseskan Sejabat Seri 9. Ia menilai, Sejabat di era new normal ini sangat bagus untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Apalagi, selama menggowes tetap menerapkan protokol kesehatan. “Semua peserta disiplin mengenakan masker dan jaga jarak saat acara, ini sangat bagus,” ujarnya.

Ia berharap, jika situasi sudah normal, sejabat tahun depan diselenggarakan lebih besar dengan melibatkan ribuan peserta. Selain itu, trek yang disuguhkan lebih menantang. “Acara ini harus terus diselenggarakan,” tegasnya.

Penggagas Sejabat Kol Inf Wahyu Widodo menilai, acara gowes di masa pandemi Covid-19 ini bukan hanya sekadar olahraga biasa, tetapi juga mengenalkan destinasi wisata yang ada di Kota/Kabupaten Serang kepada masyarakat umum. “Kita jadi tahu, ternyata Serang punya pemandangan alam yang indah,” katanya.

Bahkan ia menyarankan, Sejabat tahun depan harus lebih meriah lagi. Trek yang ditempuh juga harus melewati lokasi destinasi wisata seperti curug, perbukitan, atau taman bunga. “Pesertanya juga harus dari luar Banten, supaya mereka tahu kalau di sini banyak potensi alamnya,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi mengaku sangat puas mengikuti Sejabat Seri 9. Menurutnya, sinergitas antara Polda Banten, Korem 064 MY/Serang dan Radar Banten harus terus ditingkatkan dan dipertahankan. “Ini acara yang sangat positif, harus terus kita dukung,” ujarnya.

Direktur Radar Banten dan Banten TV Mashudi menambahkan, kedisiplinan peserta dalam menaati peraturan dari panitia terkait menjaga jarak patut diapresiasi. Semua berjalan sesuai rencana, mulai dari start hingga finis peserta menyelesaikan tantangan trrk. “Tahun depan kita akan gelar Sejabat Seri 10 yang lebih besar dan meriah lagi,” ungkapnya.

Ketua Pelaksana Sejabat Seri 9, M Widodo menambahkan, meski sejabat sempat ditunda tiga kali akibat pandemi Covid-19, tapi antusiasme peserta tetap besar. “Ini jumlah pendaftar kita batasi hanya 400, padahal masih banyak yang mau ikut,” katanya.

Acara ini ditutup dengan pembagian door prize kepada peserta berupa kipas angin, dispenser, kompor gas, handphone, uang tunai dan tiga unit sepeda. (mg06/air)