Sejumlah Proyek Infrastruktur Senilai Rp 213 Miliar Dibatalkan

0
1.274 views
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Provinsi Banten Hudaya Latuconsina

SERANG – Diprediksi tidak akan selesai tahun ini, sejumlah proyek pembangunan infrastruktur di Provinsi Banten senilai Rp 213 miliar dibatalkan oleh Pemerintah Provinsi Banten. Anggaran yang telah disiapkan pun akan dialihkan untuk keperluan lain.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Provinsi Banten Hudaya Latuconsina menjelaskan, hal tersebut merupakan salah satu point yang dibahas pada pertemuan hari ini dengan Gubernur Banten Wahidin Halim dan akan dimasukan kedalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.

“Sekarang sedang kita bahas, jika minggu ini selesai, pekan depan KUA PPAS (Kebijakan Umum Anggaran dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara) APBD Perubahannya akan kita sampaikan ke DPRD,” ujar Hudaya kepada awak media hari ini, Selasa (4/7).

Menurut Hudaya, Gubernur Banteb Wahidin Halim menilai perlu ada penataan terhadap pekerjaan yang memakan waktu. Sehingga pekerja yang sampai hari ini belum dilelang dan memerlukan waktu lama dalam pengerjaannya lebih baik di batalkan.

“Beberapa yang di cut off seperti pembangunan rumah sakit, gedung, jembatan Bogeg, jalan di Tanjung Lesung yang itu tidak selesai jika dipaksakan. Beberapa diantaranya di Dindik,” ujar Hudaya.

Anggaran tersebut, lanjut Hudaya nantinya akan dialihkan untuk sejumlah program prioritas dan penunjang parisiwata. Misalnya penataan Banten Lama.

Hal tersebut dibenarkan oleh Gubernur Banten Wahidin Halim. Menurutnya, hal yang sekiranya tidak bisa diselesaikan hari ini lebih baik dihentikan dan anggarannya dialihkan untuk keperluan lain yang bisa selesai tahun ini.

“Itu biasa, pekerjaa. yang gkk bisa dilaksanakan dikembalikan ke kas daerah di (APBD) perubahan,” ujar WH.

Saat ditanya terkait ke hal apa saja anggaran tersebut dialihkan, WH menilai masih dalam pembahasan. “Yah nanti kita diskusikan,” katanya singkat. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)