Sejuta Lubang di Jalan Kabupaten Serang

0
852 views

SERANG – Jalan Kabupaten Serang yang tersebar di sejumlah wilayah masih dalam kondisi rusak parah dan dipenuhi lubang. Diungkapkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Serang, sampai saat ini kondisi jalan mantap baru 20 persen. Namun, Pemkab menjamin dalam lima tahun ke depan, dengan anggaran Rp300 miliar per tahun kondisi jalan bakal mulus.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Serang Hatib Nawawi mengatakan, total ruas jalan Kabupaten Serang mencapai 600 kilometer. Dari jumlah itu, baru 120 kilometer atau 20 persen dalam kondisi baik. Sisanya, 80 persen atau 480 kilometer ruas jalan kondisinya masih memprihatinkan. Katanya, kerusakan jalan tersebar di sejumlah kecamatan. “Kalau titik jalan yang rusak banyak, tidak bisa disebutkan satu persatu,” ujar Hatib saat dimintai keterangan di ruang kerjanya, Selasa (14/2).

Menurutnya, kerusakan jalan diakibatkan konstruksi jalan kurang baik sehingga mudah rusak ketika dibebankan dengan kendaraan bermuatan lebih. Selain itu, konstruksi tanah yang bergerak saat musim hujan juga menjadi faktor kerusakan jalan. Namun, Hatib tahun ini sudah mencanangkan pembangunan jalan sepanjang 100 kilometer di berbagai wilayah. Pembangunan jalan pun akan dilakukan secara berkelanjutan hingga menuju 100 persen jalan mantap. “Kita lakukan pembangunan bertahap setiap tahunnya,” terangnya.

Pembangunan, kata Hatib, dilakukan dengan sistem betonisasi untuk menjaga kualitas jalan sehingga tidak mudah rusak. “Setiap tahun dianggarkan Rp300 miliar untuk pembangunan jalan,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Seksi (Kasi) Perencanaan Teknis Jalan dan Jembatan pada Dinas PUPR Kabupaten Serang Yadi Priadi menambahkan, pihaknya saat ini tengah menggencarkan pembangunan jalan pada sejumlah titik. “Lokasi pembangunannya tersebar,” katanya.

Adapun, kata Yadi, jalan yang sedang tahap pembangunan dan masuk perencanaan di antaranya Jalan Cikande-Kopo, Jalan Cikande-Bandung, Jalan Kecamatan Gunung Sari, Jalan Baros-Petir, Jalan Pabuaran-Baros, dan Jalan Cikedung, Kecamatan Mancak. Selain itu, pihaknya juga tengah melanjutkan pembangunan pada tahun anggaran 2016 yang belum rampung. Seperti di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Pabuaran. “Insya Allah, tahun 2018 sudah terlihat hasilnya. Kita juga menyiasati kualitas jalan agar awet,” terangnya.

Pantauan Radar Banten, sejumlah jalan masih dalam kondisi rusak di antaranya Jalan Cikande-Kopo, Jalan Waringinkurung-Kramatwatu, Jalan Cikedung, Kecamatan Mancak, Jalan Rawa Danau, Kecamatan Padarincang, dan masih banyak lagi. Kerusakan beragam, mulai dari aspal yang mengelupas, berlubang, bergelombang, hingga jalan licin karena tertutup lumpur. (Rozak-Nizar S/Radar Banten)