Sekda Banten: Sekolah Geratis Itu Tidak Ada

0
720 views

SERANG – Sekda Provinsi Banten Ranta Soeharta menyatakan selama ini sekolah gratis tingkat SMA dan SMK di kabupaten dan kota di Provinsi Banten tidak ada. Sebab selama ini tak ada payung hukum yang jelas untuk merealisasikan hal tersebut.

Hal tersebut Ranta sampaikan usai menghadiri audiensi antara Pemprov Banten dengan perwakilan kepala sekolah dan pengawas sekolah menengah se Provinsi Banten di gedung pendopo gubernur, KP3B, Rabu (14/12).

“Tadi saya dengar langsung dari para perwakilan sekolah yang hadir tadi. Mereka banyak yang mengeluhkan bahwa tak ada yang namanya sekolah gratis. Pasti ada pungutan dan biaya lainya. Mereka sendiri yang bilang, bukan saya. Jadi masyarakat jangan keliru, sebab mereka juga mengaku sekolah gratis itu tidak ada, pasti ada beberapa hal yang harus dibayar oleh orang tua siswa,” ujarnya.

Ranta menjelaskan, sekolah tidak sepenuhnya menggratiskan semua biaya murid. Mungkin hanya biaya operasional saja. Sementara untuk hal lainya tidak, sehingga tidak ada istilah sekolah gratis di kota dan kabupaten. ” Maka dari itu hasil pertemuan tadi mereka meminta pada Pemprov Banten agar memberikan payung hukum yang jelas terkait persoalan sekolah gratis yang sudah berjalan di kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Sehingga selama ini masyarakat juga bisa memahami bila ada pungutan atau bayaran lain di sekolah,” tuturnya.

“Kalau anggaranya ada , ya pemprov Banten akan merealisasikan sekolah gratis. Tapi kan kita kaji dulu, apakah anggaranya mencukupi atau tidak untuk menunjang hal itu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dindik Provinsi Banten Engkos Kosasih Samanhudi menegaskan pihaknya juga belum bisa memastikan adanya pendidikan gratis di tingkat sekolah menengah. Karena selama ini memang sekolah-sekolah di kabupaten dan kota tidak ada yang menggratiskan sepenuhnya pada masyarakat. Masih perlu dukungan biaya dari para orang tua murid.

Untuk itu menurutnya Dindik juga akan melihat dulu dan membahas lagi terkait persoalan sekolah gratis di tingkat menengah. “Secara umum di Indonesia tak ada sekolah gratis. Jadi yang ada pemerintah meringankan biaya sekolah buat biaya operasional sekolah, seperti BOS dari pusat dan BOS dari daerah. Dan anggaran itu yang untuk meringankan beban orang tua murid. Jadi tak ada sekolah gratis. Intinya kita akan lakukan yang terbaik untuk menyiapkan anggaran lebih besar untuk meringankan beban operasional sekolah. Sehingga orang tua lebih ringan dalam membayar ke sekolah. Itu juga merupakan upaya Dindik dalam mewujudkan sekolah dengan biaya yang lebih murah,” ucapnya. (Adef)