CILEGON – Sekretaris Daerah Kota Cilegon Abdul Hakim Lubis menyesalkan banyaknya pegawai saat apel pagei, Jumat (20/2/2015). Menurutnya, apel pagi itu adalah kewajiban setiap aparatur.

Diketahui, di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Cilegon, dari 70 pegawai hanya 20 orang yang ikut apel. Dan yang mengikuti apel, tak nampak satupun pejabat eselon III dan II. “Padahal seorang komandan itu harus mengetahui pasukannya saat akan bertempur. Yang pasti selanjutnya akan kita lakukan pembinaan, bila perlu saya langsung yang akan melakukannya,” tegasnya kepada sejumlah awak media.

Diberitakan sebelumnya, dari sekira 70 pegawai di DPU Kota Cilegon, 50 orang diantaranya tidak mengikuti apel pagi. Kondisi inipun mengundang perhatian Komisi I DPRD Cilegon. Syarif Ridwan, anggota Komisi I DPRD Cilegon turut menyesalkan adanya upaya aparatur yang seolah memanfaatkan hari terjepit itu untuk tidak menjalani kewajibannya. “Saya selaku komisi yang membidangi kinerja aparatur ini sangat menyesalkan banyak PNS yang bolos pada hari kejepit. Saya salut dan sekaligus mendukung upaya BKD, dan juga meminta BKD untuk memberikan sanksi, bila perlu ada pemecatan bagi yang melanggar, karena sudah merugikan keuangan rakyat,” katanya.

Untuk memastikan kerja aparatur itu, kata dia, pihaknya juga akan berkoordinasi di tingkat komisi untuk melakukan sidak serupa ke SKPD dalam waktu dekat. (Devi Krisna)