CILEGON – Sekretaris Daerah Pemkot Cilegon Abdul Hakim Lubis tidak menampik banyaknya jalan provinsi dan nasional di Kota Cilegon yang sudah mengalami kerusakan. Pemkot Cilegon melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Cilegon menurutnya selama ini sudah cukup proaktif dalam membantu memperbaiki jalan itu kendati hal itu sesungguhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Pusat. “DPU kita biasanya langsung berinisiatif kalau hanya untuk menutup jalan yang berlubang itu. Tapi tentu tetap melalui koordinasi dengan Provinsi,” ujarnya, Sabtu (10/1/2015).

Dikatakan, langkah inisiatif itu dipandang tidak melanggar aturan penggunaan anggaran. Pasalnya, bantuan perbaikan yang selama ini dilakukan hanya bersifat sementara. “Kalau hanya untuk menutup lubang yang kecil saya rasa bukan persoalan serius karena selama ini kita tidak melakukan pengaspalan jalan nasional itu secara total, hanya bersifat sementara saja. Sedangkan kalau untuk kerusakan yang sudah tergolong parah, tentu kita juga tidak mau karena memang bukan tanggung jawab kita,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, kerusakan yang terjadi di ruas jalan yang menjadi tanggung jawab Pemprov dan Pemerintah Pusat di Kota Cilegon tersebar di sejumlah ruas. Lantaran sering mengakibatkan kecelakaan di sekitar lokasi jalan yang berlubang, Satlantas Polres Cilegon bahkan terpaksa turun tangan memperbaiki ruas jalan tersebut melalui bantuan masyarakat. “Kalau menunggu Pemerintah, prosesnya tentu akan panjang. Karena harus membahas anggarannya dulu lah, dan lain sebagainya. Jadi lebih baik kami saja yang langsung perbaiki,” kata Kaur Lantas Satlantas Polres Cilegon, Iptu Sudarman saat ditemui dilokasi pengurugan jalan berlubang di simpang empat ADB, Cilegon, Jumat (9/1/2015) kemarin. (Devi Krisna)