Sekda Perintahkan Kepala OPD Swab

0
569 views
(SURYANTO PUTRA MUJI/RADAR SURABAYA)

SERANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri mewajibkan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan test swab. Hal itu untuk memastikan tidak terjadi klaster penyebaran Covid-19 di lingkungan pejabat.

Pernyataan Entus disampaikan usai beredar kabar bahwa istri pejabat dan seorang pegawai Pemkab Serang terkonfirmasi positif Covid-19. Kemarin (3/9), lingkungan kantor Setda Kabupaten Serang juga dilakukan penyemprotan cairan disinfektan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Banten, istri seorang pejabat tinggi bersama pegawai Pemkab Serang terkonfirmasi positif Covid-19 saat merayakan ulang tahun salah satu pejabat. Informasi itu sudah beredar di kalangan pegawai Pemkab Serang. Dalam waktu dekat, pegawai Setda Kabupaten Serang juga dikabarkan akan melakukan swab massal.

Entus mengatakan, ia bersama keluarganya sudah melakukan tes swab. Hasilnya, dinyatakan negatif Covid-19. “Alhamdulillah tadi pagi (kemarin-red) saya sudah mendapat informasi hasil swab saya dengan anak saya, kita negatif,” katanya di halaman Setda Kabupaten Serang, Kamis (3/9).

Ditanya kondisi kesehatan istrinya, Entus memastikan istrinya sehat-sehat saja dan sedang beristirahat di rumah. “Istri alhamdulillah sudah sehat, bahkan tadi pagi (kemarin-red) sudah minta untuk ke saya, yang jelas kami terus meningkatkan protokol kesehatan baik di kantor maupun di rumah,” ujarnya.

Ia mengatakan, dengan meningkatnya estalasi penyebaran Covid-19 di lingkungan pemerintahan, penerapan protokol kesehatan di lingkungan pemerintahan harus lebih diperketat. Ia juga mengimbau seluruh OPD untuk menerapkannya. “Kita galakkan kembali memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan juga menjaga imunitas para pegawai,” terangnya.

Ia juga mewajibkan seluruh kepala OPD bersama istri  untuk melakukan tes swab. Supaya, penyebaran Covid-19 di lingkungan pemerintah dapat dicegah. “Karena istri mereka itu aktif di berbagai organisasi, mereka terjun ke kecamatan-kecamatan, ke masyarakat,” katanya.

Pihaknya juga sudah menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan dan RSUD dr Drajat Prawiranegara Serang untuk memfasilitasi swab para kepala OPD. Menurut Entus, para pejabat lebih baik mengetahui dirinya terkonfirmasi Covid-19 lebih awal dibandingkan tidak diketahui sama sekali. “Dengan begitu kita bisa cepat mengobati,” ucapnya.

Sementara itu, pihak RSDP dan Dinas Kesehatan Kabupaten Serang belum bisa menyampaikan informasi terkait istri pejabat dan seorang pegawai Pemkab Serang yang dikabarkan positif Covid-19 karena asas kerahasiaan. “Sesuai amanat pimpinan dan regulasi, kami wajib merahasiakan semua tentang pasien, serta kami juga belum mendapatkan izin dari pihak keluarga untuk menyampaikan ke media,” kata Humas RSDP Khoirul Anam.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang Agus Sukmayadi juga belum bisa menyampaikan identitas pasien Covid-19 dari keluarga pejabat dan seorang pegawai. “Itu datanya masuk di Kota Serang, karena domisilinya ada di Kota Serang,” katanya. (jek/alt)