Selain Siang, Polres Serang Kota Akan Lakukan Razia Kendaraan Pada  Malam Hari

0
2.714 views
ilustrasi (foto: Istimewa)

SERANG – Mapolres Kota Serang akan melakukan operasi simpatik pada malam hari. Hal itu dilakukan karena banyak para pengendara roda dua maupun roda empat yang melanggar pada malam hari dari pada pagi dan siang hari.

Hal itu dikatakan Kasatlantas Polres Kota Serang AKP Rifki Septian saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat(3/2). “Dalam operasi kali ini para petugas hanya memberi teguran saja pada para pelanggar. Karena ini merupakan simpatik, yakni mengingatkan pada masyarakat agar peduli keselamatan dan keamanan dalam berkendara. Sejauh ini kan pelanggar sering menyepelekan keamanan berkendara,” ujarnya.

Rifki menjelaskan dalam mekanisme operasi simpatik kali ini, para petugas kepolisian akan memakai sistem stasioner dan hunting. Menurutnya stasioner itu pihak kepolisian akan merazia di suatu tempat di wilayah hukum polres Serang Kota, terutama di jalan kawasan tertib lalulintas. Sementara sistem hunting petugas akan menyusuri ke ke titik-titik yang rawan banyak pelanggarnya di wilayah hukum polres Serang Kota. “Jadi mereka yang hunting ini akan mengingatkan bagi masyarakat yang kedapatan melanggar saat berkendara,” tuturnya.

Rifki menambahkan sejauh operasi simpatik kali ini pihak kepolisian telah menjaring sekitar 97 pelanggar ringan dan 19 penilangan yang melanggar berat. Pelanggar ringan di antaranya sim mati, tidak menggunakan spion, knalpot racing, pengendara motor yang tak menggunakan helm, pengendara mobil yang tak menggunakan safety belt. Sementara pelanggar berat ialah tak memiliki SIM kemudian ugal-ugalan yang membahayakan pengendara lain, melanggar rambu lalu lintas lalu lintas seperti melewati lampu merah. ” Meskipun petugas melakukan penilangan, tapi dalam momen simpatik kali ini kepolisian berusaha hanya melakukan peneguran saja bagi para pengendara yang terazia,” imbuhnya

Dalam operasi simpatik ini mulai 1-21 Maret dan dilakukan setiap hari, lanjut Rifki, untuk itu pihaknya mengimbau pada masyarakat agar para pengendara melengkapi surat-surat berkendaranya seperti SIM dan STNK. “Operasi ini kan lebih pada pencegahan, untuk itu kami ingatkan agar masyarakat lebih sadar keamanan dan keselamatan berkendara,” harapnya. (Adef)