Penampilan salah seorang atlet baseball putra Banten pada Kejurnas Baseball U-18 Tahun 2017 di Lapangan Perak PKOR, Jalan Sultan Agung Way Halim, Bandarlampung, Desember 2017.

SERANG – Lima atlet baseball putra Banten dipanggil Pengurus Besar (PB) Persatuan Baseball Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) untuk mengikuti ajang seleksi nasional (seleknas). Ajang seleknas yang akan dilangsungkan di Lapangan Perak PKOR, Jalan Sultan Agung Way Halim, Bandar Lampung pada 17 Februari 2018 menjadi wadah penjaringan atlet baseball putra Indonesia yang akan dipersiapkan untuk tampil di Asian Games 2018.

Kelima atlet yang dipanggil yakni Muhammad Aditya Ramadhan (pitcher), Radja Norman (pitcher), Donny Trisnadi (catcher), Jerico Gafar (infield), dan Ebro Hanindito Bima Ayodya (outfield). Selain lima atlet, PB Perbasasi juga memanggil pelatih tim putra baseball Banten, yakni Jesse Parengkuan untuk mengikuti ajang seleknas nanti.

Ketua Bidang Baseball Pengurus Provinsi (Pengprov) Perbasasi Banten, Lisa Setiadarma mengatakan, pemanggilan lima pemain putra Banten ini tidak lepas dari penampilan imprensif saat tampil di berbagai event nasional sepanjang 2017. “Puncak performa mereka di sepanjang tahun 2017 terjadi ketika menjuarai Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Baseball U-18 di Bandarlampung. Itu artinya penampilan atlet baseball Banten terus dipantau oleh PB. Mudah-mudahan tidak hanya tampil di ajang seleknas, tapi juga terpilih mewakili Indonesia di Asian Games nanti,” kata Lisa kepada Radar Banten, Jumat (9/2).

Lisa menambahkan, pemanggilan atlet Banten untuk mengikuti ajang seleknas merupakan indikasi positif jelang tampil di babak kualifikasi PON XX Papua pada 2019. “Tidak hanya untuk menghadapi Pra-PON 2019, tapi juga sebagai pembuktian bahwa pembinaan yang kami lakukan sudah menghasilkan atlet berkualitas serta berprestasi. Ini juga sebagai modal menghadapi berbagai event untuk mengharumkan Banten,” tutur wanita berkacamata ini.

Pelatih Baseball Putra Banten Jesse Parengkuan menyatakan, kans atlet Banten untuk lolos ke Asian Games terbuka lebar. Itu karena Banten sukses menjadi kampiun di Kejurnas 2017. “Kami tidak ingin muluk-muluk, yang penting ada yang lolos saja dulu. Tapi kalau melihat kualitas pemain yang kami miliki serta netralitas pada saat seleksi nanti, paling tidak ada dua atau tiga atlet yang lolos. Kelima atlet yang dipanggil ini memang memiliki kualitas diatas rata-rata. Mereka juga sudah melang melintang di event nasional dan internasional,” ucap mantan pemain nasional itu.

Akan tetapi, ia sedikit risau dengan perkembangan pemain putri yang tidak seperti pemain putra. “Kualitas pemain putri antara kabupaten kota sangat jauh jomplang. Inilah yang menjadi tantangan besar kami ke depan untuk bagaimana mengembangkan tim putri. Sekarang sudah mulai ada peningkatan pembinaan yang dilakukan masing-masing kabupaten kota,” pungkas Jesse. (Andre AP/RBG)