Seleksi CPNS Sesi Pertama Molor Lebih Dari Satu Jam

LEBAK – Seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Hall La Tansa Mashiro yang sedianya dimulai pukul 08.00 WIB mengalami keterlambatan hingga satu jam lebih. Panitia seleksi mengklaim molornya jadwal seleksi kompetensi dasar (SKD) dengan sistem computer assited test (CAT) bukan akibat server atau jaringan.

Pantauan Radar Banten sekira pukul 08.50 WIB, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya masih memberikan sambutan dan memotivasi para peserta yang akan mengikuti SKD CAT bersama Wakil Bupati Ade Sumardi. Setelah itu, Bupati meninjau lokasi seleksi bersama panitia. Para peserta kemudian diizinkan masuk ke ruangan dan menempati tempat duduk sesuai arahan dari panitia dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Kepala Bidang Pembinaan dan Data Informasi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Lebak Wiwin Budhiyarti menyatakan, mundurnya jadwal seleksi CAT bukan karena persoalan server. Tapi dari BKN ingin memastikan agar kondisi laptop, jaringan, server, dan yang lainnya telah siap semuanya. Termasuk rencana Ibu Bupati yang akan meninjau langsung proses seleksi CPNS.

“Yang ikut seleksi CPNS hari ini sebanyak 2.000 orang dan terbagi menjadi empat sesi. Tiap sesi diikuti sebanyak 500 orang,” kata Wiwin kepada wartawan, Senin (24/2).

Seleksi CPNS di Lebak akan diikuti 8.907 orang dari berbagai daerah di Indonesia. Sedangkan kuota CPNS yang ditetapkan pemerintah hanya sebanyak 318 orang.(Mastur)