Seleksi Ketat Masuk Pascasarjana UIN SMH Banten

Peserta tes seleksi masuk S-2 UIN SMH Banten sedang mengikuti tes bahasa Inggris.

SERANG – Program Pascasarjana (PPs) UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten menyelenggarakan tes masuk program magister (S-2) dan program doktor (S-3) pada 22, 23, dan 24 Januari 2020. Seleksi program S-2 diikuti 80 orang dan S-3 33 orang dari 37 orang pendaftar.

Wakil Direktur PPs UIN SMH Banten Dr H Naf’an Tarihoran mengatakan, dua program S-3, yaitu pendidikan agama Islam dan manajemen pendidikan Islam mendapat respons yang bagus. Ia pun tidak menyangka bakal lebih dari 30 orang yang daftar dan ikut seleksi. “Ini menjadi start yang bagus. Ternyata kami buka program doktor sudah banyak yang menunggu,” kata Naf’an, Rabu (22/1). 

Kata Naf’an, peserta tes S-3 berasal dari internal kampus lima orang. Selebihnya dari luar. Latar belakang S-2 mereka antara lain dari manajemen manajemen pendidikan, pendidikan agama Islam, bahkan ada dari manajemen rumah sakit. Sedangkan latar belakang profesi, ada dokter, kepala sekolah, pengawas sekolah, pengelola pesantren, dan pendidik di kepolisian. Rentang usia antara 35 hingga 50 tahun.

Tes program S-3 selama tiga hari dengan materi tes potensi akademik (TPA), tes bahasa Inggris (Toefl) dan tes bahasa Arab (Toafl), serta wawancara oleh para guru besar, seperti Prof MA Tihami, Prof Syibli Syarjaya, Prof Utang Ranuwijaya, Prof Fauzul Iman, dan Prof Zakaria Syafei. “Saat wawancara akan ditanyakan proposal disertasinya sehingga nanti kami dapat menentukan pembimbing akademik atau promotor disertasinya,” ungkap Naf’an .

Syihabudin, peserta tes program doktor menilai, UIN SMH Banten membuka program doktor sangat bagus untuk meningkatkan SDM Banten dan mengisi pembangunan Banten pada masa mendatang.

Hal serupa dikatakan dr Asep Hidayat Mars. “Memberikan kesempatan kepada warga asli sini untuk menambah khasanah ilmunya di jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Juga untuk memenuhi kebutuhan SDM guna membangun Banten,” kata Asep.

Direktur Pascasarjana UIN SMH Banten Prof B Syafuri mengatakan, dari semua peserta akan ada yang tidak lulus. “Nilai kelulusan berdasarkan passing grade. Jadi, harus berkompetisi,” ungkapnya.

Ia pun berharap, ketika sudah masuk agar menyelesaikan studi dengan baik dan sesuai waktunya. Pengumuman kelulusan S-2 dan S-3 pada 28 Januari 2020. Bagi yang dinyatakan lulus harus registrasi pada 29 Januari-5 Februari 2020. Masa orientasi mahasiswa baru pada 13-15 Februari. Sedangkan awal perkuliahan pada 17 Februari. (*/aas)