Selingkuh Itu Indah, Asal…. (Bag 1)

Love Story

Love Story
Ilustrasi Love Story (Dok: RB)

Selingkuh itu akan terasa indah jika tidak ketahuan. Kalau ketahuan, ya tidak akan indah lagi. Boro-boro mau indah, yang ada juga ruwet, mumet, pusing, juga semrawut. Sebab, istri pastinya akan marah-marah, anak-anak juga, apalagi mertua, bahkan sampai hakim Pengadilan Agama.

Seperti halnya yang terjadi pada rumah tangga Kasem (43) dan Hindun (38), keduanya nama samaran. Kasem dipecat sebagai suami Hindun setelah kedapatan berselingkuh dengan rekan kerjanya. “Saya tersandung batu, ketahuan berselingkuh dengan teman sendiri. Sekarang saya sudah menerima hukumannya, yakni dicerai Hindun,” katanya.

Gugatan cerai yang dilayangkan Hindun dikabulkan Pengadilan Agama. Proses peceraian mereka tidak membutuhkan waktu yang lama, sebab Hindun melampirkan sejumlah bukti berupa foto perselingkuhan Kasem. “Pengadilan memutuskan jika saya terang-terangan berselingkuh. Padahal saya sembunyi-sembunyi, tapi karena ketahuan jadi deh terang-terangan. Apalagi ada fotonya, ya sudah deh saya enggak bisa mengelak lagi,” ujarnya.

Namun begitu, perselingkuhan Kasem dan wanita simpanannya itu sempat bertahan selama tiga tahun. Kasem sempat bisa menutup rapat-rapat perselingkuhannya dengan si wanita simpanan. Bahkan, si wanita terbilang dekat dengan Kasem dan keluarga. Berkali-kali Kasem membawa si wanita bermain ke rumahnya, sehingga si wanita pun dekat dengan Hindun. “Dulu saya sempat main rapih, bahkan selingkuhan saya dekat dengan Hindun,” akunya.

Bagaimana dia bisa selingkuh dengan aman? Kasem mengatakan, ada sejumlah trik selingkuh aman yang telah ia lakukan. “Intinya sih harus pintar bermain logika, agar Hindun tidak tahu kalau saya sedang main serong,” katanya.

Hal pertama yang dilakukan Kasem adalah membuat komitmen dengan wanita simpanannya. Yakni merahasiakan hubungan cinta mereka dari lingkungan sekitar juga menjalin komunikasi yang baik dengan Hindun. “Cara ini saya lakukan Hindun percaya jika saya dan dia hanya sebatas teman. Komitmen itu juga saya lakukan untuk wanita simpanan saya itu. Dia juga kan punya suami, jadi saya harus bisa dekat dengan suaminya,” ujarnya.

Wow, Kasem bermain rapih dengan wanita simpanannya. Kasem pun selalu bisa memberikan alasan logis setiap kali pergi ke luar kota bersama wanita tersebut. Selain itu, Kasem selalu mencatat alasan-alasan yang ia katakan selama pergi dengan si wanita. Ini agar Kasem bisa konsisten dengan setiap kalimat yang ia lontarkan kepada Hindun. “Kadang istri itu suka ngetes. Kalau saya ngomong beda, berarti berbohong. Jadi apa pun yang saya katakan, pasti ditulis agar ingat,” akunya.

Wah wah wah, sampai segitunya ya. Sepertinya Om Kasem pengalaman nih dalam berselingkuh. Lalu Kasem juga pintar menghitung waktu secara detail. Khususnya waktu-waktu aktivitas anak di luar rumah dan sekolah, juga aktivitas Hindun selama di kantor.

Kasem mencatat jam masuk sekolah, istirahat, pulang, hingga kegiatan ekstrakulikuler. Bahkan Kasem melakukan investigasi terkait di daerah mana saja anak-anaknya kongkow sepulang sekolah. Begitu pula terhadap Hindun, ia juga melakukan hal sama. Setelah selesai diinvestigasi, Kasem melakukan analisa guna memberikan tanda waktu dan tempat terlarang untuk berselingkuh.

Hasilnya, Kasem menyatakan wilayah Cilegon sebagai daerah aman berselingkuh. Selain itu, waktu aman berselingkuh antara pukul 14.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. “Itu waktu anak-anak les dan Hindun bekerja. Jadinya kami selalu keluar sekadar makan atau ngemal di siang sampai sore,” tuturnya.

Dengan begitu, perselingkuhan Kasem tidak pernah terdeteksi. Sebab Kasem selalu pulang tepat waktu, juga berkumpul dengan keluarga di malam hari. “Kewajiban saya tidak pernah ditinggalkan. Saat Hindun di rumah saya juga ada di rumah. Selain itu, bisa kumpul pula dengan anak-anak,” tuturnya. Bersambung…