Selingkuh, Tukang Bangunan Dibacok

0
783 views
Petugas Polsek Puloampel memasang garis polisi di lokasi pembacokan di Desa Puloampel, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (18/6).

CILEGON – NH (37), menderita luka bacok di beberapa bagian tubuh. Kamis (18/6), tukang bangunan itu dibacok oleh RI (20), lantaran diduga selingkuh dengan ibu kandungnya.

Informasi yang diperoleh Radar Banten, pembacokan itu terjadi sekira pukul 19.30 WIB. Korban yang bekerja memperbaiki rumah milik warga Kampung Ambaru, Desa Puloampel, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang itu disatroni oleh RI.

Berbekal sebilah kapak, pelaku diam-diam mendekati korban dari arah belakang. Setelah cukup dekat, pelaku langsung mengayunkan kapaknya ke dua kaki korban.

Sembari menahan sakit, warga Kampung Gondara, Desa Puloampel, Kecamatan Puloampel itu kabur. Korban yang berlari dikejar oleh pelaku.

Kedua kaki yang terluka membuat lari korban terganggu. Pelaku berhasil memperpendek jarak dengan korban. Perut, tangan sebelah kanan dan kepala korban dibacok secara membabi buta oleh pelaku.

Seketika, korban ambruk. Sedangkan pelaku kabur sembari membawa kapak bewarna merah yang digunakan untuk membacok korban.

Korban yang terluka parah dibawa oleh Sanwani ke  Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Cilegon. Pemilik rumah yang diperbaiki korban itu juga melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Puloampel.

Polisi langsung memburu pelaku. Sabtu (20/6), pelaku diamankan polisi di depan mal Ramayana Kota Cilegon sekira pukul 15.00 WIB.

“Kepolisian masih mendalami keterangan lebih lanjut,” kata Kapolres Cilegon Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Yudhis Wibisana, Minggu (21/6).

Sementara Kapolsek Puloampel Inspetur Polisi Satu (Iptu) Fajar Mauludi menduga pelaku menyerang korban lantaran kesal ibu kandungnya telah berselingkuh dengan korban.

“Untuk luka yang dialami yaitu, luka bacok di bagian lutut sebelah kanan dan kiri, luka sobek di perut, luka di bagian tangan sebelah kanan dan bagian kepala,” ujarnya. (bam/nda)