Selokan dan Pos Ronda Jadi Perhatian Warga Sukajaya

0
57

KASEMEN – Warga Lingkungan Sukajaya, RT 01 RW 12, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, memanfaatkan momen Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020 untuk berbenah. Mereka bakal membersihkan selokannya yang mampet dan membangun pos ronda.

Diakui Ketua RT 01 RW 12, Lingkungan Sukajaya, Astani, selokan di kampungnya mampet. Sehingga, airnya berubah menjadi hitam. “Kita akan fokus membersihkan selokan terlebih dulu,” tegasnya kepada Radar Banten, Selasa (31/3)

Diceritakan Astani, saat ini, warganya sedang menunggu realisasi pembangunan irigasi di wilayahnya oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Serang. Wawrga berharap, dengan irigasi, saluran air pembuangan di wilayahnya menjadi lancar.

“Jadi. untuk sementara ini kita bersihkan (selokan-red) semampu kita,” kata Astani.

Pembersihan selokan, menurutnya, akan dimulai hari Sabtu (4/4). Warga akan mengeruk lumpur yang menyumbat selokan.

Selanjutnya, warga RT 01 RW 12 akan membangun pos ronda. “Selama ini, kita belum punya pos ronda. Rondanya masih bergabung dengan warga RT 02,” ungkap Astani.

Kendati demikian, Astani memastikan, tingkat keamanan di wilayahnya tetap kondusif. Ia mengklaim jika tidak pernah terjadi kasus kriminalitas seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pencurian, kenakalan remaja, atau narkoba di wiilayahnya.

“Lingkungan kita ini sangat agamis. Jadi alhamdulillah, enggak pernah ada kasus kriminalitas,” tegasnya.

Pengurus RT 01 RW 12, lanjut Astani, juga berencana membuat pagar di sepanjang jalan sekira 200 meter. Kendati jalannya rusak, warga berharap, pemasangan pagar akan mengurangi nilai negatif tersebut. “Kita bakal tanami pohon juga, supaya enggak jelek-jelek banget,” tuturnya.

Lurah Banten Hizbullah menambahkan, pihaknya akan terus mendorong warga untuk aktif menata lingkungan menjadi lebih baik. Meski saat ini masih terlihat kumuh, ia memastikan, bakal ada perubahan.

“Sengaja kita daftarkan di LRLA supaya lingkungannya jadi bersih dan tambah aman,” ucapnya.

Hizbullah optimistis, dengan semangat dan kekompakan warga untuk gotong royong membenahi lingkungan, permasalahan sampah akan bisa teratasi. “Semoga, semangatnya enggak hanya karena ada lomba, tapi tetap tertanam di diri masing-masing warga untuk peduli pada lingkungan,” harapnya. (mg06/don)