Geliat Komunitas Film di Banten (bagian 1)

0
850

Semakin Kreatif, Menjadi Investasi Jangka Panjang

Geliat dunia perfilman di Banten kian hari menunjukkan eksistensinya. Munculnya komunitas film kaum milenial menjadi bukti bahwa film kini menjadi sarana mengekspresikan ide dan gagasan. Sayangnya, kehadiran sineas muda Banten belum mendapat dukungan, khususnya perusahaan.

HAIDAR – SERANG

Padahal, jika dilihat dari data peserta yang mengikuti lomba pada ajang Festival Film Banten yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Provinsi Banten, setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan. Pada 2019, tercatat kurang lebih ada 30 peserta terdiri dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan umum. Sementara pada 2020, ada 69 komunitas film yang bersaing.

     Jumlah tersebut belum termasuk komunitas-komunitas film lainnya yang tak terdata. Selama ini, para sineas muda akan muncul jika saat ada ajang perlombaan saja, selebihnya, mereka lebih banyak menghadirkan karya-karya berupa film pendek dengan menguploadnya ke chanel Youtube komunitas.

     Terkait hal itu, penulis novel Balada Si Roy yang difilmkan IDN Picture, Gol A Gong menilai, perfilman di Banten bisa maju dan berkembang jika para pegiat seni dan film difasilitasi dan mendapat pembinaan. Bukan hanya oleh pemerintah, tapi juga perusahaan. “Kalau hanya ikut lomba lalu selesai begitu saja, akan sulit berkembangnya,” kata Gong saat ditemui Radar Banten di Rendez Vous Café, Rumah Dunia, Minggu (4/4).

Baca selengkapnya di koran Radar Banten atau versi digital di epaper.radarbanten.co.id