Semarak Malam di RT 03 Pancur

TAKTAKAN – Indah dan bercahaya. Suasana ini tergambar di RT 03 RW 03, Lingkungan Pancur, Kelurahan Pancur, Kecamatan Taktakan, ketika malam hari. Melalui Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020, warga telah menyulap kampungnya menjadi tempat untuk berwisata.

Cahaya lampu di gapura dan spot foto di depan kampung, membuat semarak suasana RT ini pada malam hari. Tiang-tiang bambu berjejer di sepanjang jalan dan pagar bambu warna-warni, RT 03 semakin semarak.

Tanaman seperti pohon pucuk merah, cabai, dan romat di pekarangan rumah warga pun ikut membuat RT ini tampak indah. RT 03 ditargetkan menjadi ikon Kelurahan Pancur.

“Kita buat suasana malam di RT 03 sesemarak mungkin,” kata Ketua RT 03 Kosim kepada Radar Banten, Minggu (31/5).

Penataan lingkungan RT 03, menurut Kosim, dikonsep sendiri oleh warga dan pemuda. Ada tiga spot foto di RT ini. Pertama, berupa taman mini dengan tulisan “Pancur”. Kedua, di area persawahan dengan tulisan “Welcome”. Ketiga, hiasan bambu lengkap dengan lampu warna-warni.

“Kita bakal bikin juri kagum dengan penataan di sini (RT 03 RW 03, Lingkungan Pancur-red),” jelas Kosim.

Ia sangat menyayangkan, pada penilaian LRLA tahap pertama, lingkungannya belum maksimal. Penataan lingkungan di RT ini belum selesai. Jumlah tanaman masih minim.

Karena itu, RT 03 mendapatkan banyak masukan dari tim juri untuk dilengkapi. “Sekarang baru 75 persen. Kita targetkan, selesai akhir Juli,” kata Kosim.

Kosim berencana akan memperbanyak tanaman di sepanjang jalan. Untuk saat ini, pot-pot tanaman masih disimpan di pekarangan rumah. “Soalnya, kalau sekarang sudah ditaruh di jalan, takut rusak dimakan kambing,” ujarnya.

Pengurus RT 03 juga tengah melengkapi alat keamanan di pos ronda. Serta, mengurus surat keputusan (SK) pembentukan kelompok sadar hukum dan kelompok pemuda penggerak lingkungan. “Insya Allah, semua masukan dari juri bakal kami lengkapi,” tegas Kosim.

Lurah Pancur Dulsalim mengimbau warga enam RT yang ikut LRLA agar mampu mempertahankan, bahkan meningkatkan penataan lingkungannya pada penilaian tahap kedua, Agustus nanti. “Lomba ini harus jadi motivasi warga supaya kompak dan terus semangat menjaga lingkungan,” ungkapnya. (mg06/don)