Semarak Merah Putih dari Pedagang Bendera Musiman di Cilegon

0
925 views

CILEGON – Pedagang bendera musiman mulai mewarnai sepanjang trotoar jalan protokol Kota Cilegon. Sudah menjadi hal lumrah jika bulan Agustus para pedagang ini ramai bermunculan. Perlu diingat, 17 Agustus nanti Indonesia tepat merayakan hari kemerdekaan yang ke-72.

Madrasih (28) pedagang asal Garut, Jawa Barat, ini mengatakan menjual bendera pada setiap Agustus sudah menjadi usaha musiman yang ia tekuni setiap tahunnya. Ia beralasan bukan sekadar karena keuntungan yang besar, niat lainnya juga ingin membuat jantung Kota Cilegon berwarna merah putih.

“Kalau keuntungan tidak seberapa. Apalagi kalau masih awal bulan begini, pembelinya masih sepi. Mulai-mulai ramai seminggu sebelum tanggal 17. Selain dari pengguna kendaraan yang beli langsung, biasanya pesanan dari ketua RT dan perusahaan. Bukan cuma bendera, juga pernak-pernik merah putih,” katanya, Rabu (2/8).

Kata dia, harga bendera dan pernak-pernih yang ia jual bervariasi. Mulai dari Rp 5 ribu sampai Rp 500 ribu. Ia ke Cilegon tidak datang sendiri, dari kampung asalnya ia membawa serta lima kerabatnya yang juga berprofesi sama.

“Kita ada yang mangkal ada juga yang keliling. Kalau lagi ramai nasib baik bisa dapat untung Rp 1 juta per harinya. Bendera dan pernak-pernik ada yang beli jadi dan ada juga yang kita beli bahannya lalu jahit sendiri,” tuturnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)