Sembilan Pak Ogah di Cilegon Terjaring Operasi Pekat

0
85

CILEGON – Dalam pekan ini Polres Cilegon tengah gencar menggelar operasi pekat (penyakit masyarakat) kalimaya 2017 dan bina kusuma.

Hari ini, Jumat (8/12) sore sasarannya ialah pak ogah jalanan. Diketahui, pak ogah adalah sebutan bagi orang yang sibuk mengatur jalan di perempatan atau pertigaan yang tidak ada lampu lalu lintasnya dan yang tidak juga diatur oleh polisi.

Ada sebanyak sembilan orang pak ogah yang terjaring dari operasi yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Cilegon ini. Operasi menyisiri jalanan wilayah Krenceng, perlintasan kereta, Warna Sari, Kawasan Kiec, dan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon.

Setelah terjaring seperti biasanya diangkut menggunakan kendaraan Mapolres Cilegon dan dibawa ke Mapolres Cilegon untuk diberikan pembinaan oleh Kasat Binmas Polres Cilegon.

Kasat Binmas Polres Cilegon, AKP Bhakti Yasa Saputri mengatakan tujuan operasi yang menyasar kepada pak ogah untuk melakukan pendataan dan pembinaan. Agar yang dilakukan oleh pak ogah sesuai dengan tugasnya bukan malah menimbulkan kemacetan lalu lintas yang semakin parah.

“Jangan sampai pak ogah ini hanya mendahulukan kendaraan yang orangnya mengasih duit saja. Makanya yang tidak benar kita benarkan disini,” ujar Bhakti.

Sementara itu, Ipang pak ogah yang kedapatan sedang mengatur lalu lintas di perlintasan rel kereta kerenceng mengaku hanya sesekali saja menjadi pak ogah dilokasi itu. Tidak rutin, karena bukan menjadi sumber mata pencahariannya.

“Hanya buat iseng-iseng saja sama teman-teman. Cuma untuk mencari uang rokok,” ujar pemuda berusia 17 tahun ini. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)