CILEGON – Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Cilegon mengklaim bahwa tingkat kehadiran pegawai pada hari pertama kerja setelah libur panjang tahun baruan rata-rata di atas 90 persen.

Kepala BKD Cilegon Mahmudin mengatakan, prosentase jumlah itu diperoleh berdasarkan kroscek lapangan yang dilakukan oleh tim BKD dan laporan dari sejumlah SKPD. “Itu (prosentase kehadiran) berdasarkan by phone dan kroscek kita ke SKPD,” ujarnya kepada Radar Banten Online, Senin (4/1/2016).

Disinggung terkait dengan perilaku pejabat yang kerap tidak mengikuti apel pagi, Mahmudin tidak menampiknya. Dirinya beralasan, sudah mempersiapkan sejumlah formulasi sanksi dan efek jera kepada aparatur sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Sementara ini kita sudah pasang plang yang berisi tentang panca budaya malu. Panca budaya malu itu adalah salah satu terobosan kami. Nanti akan ada terobosan lainnya di 2016 ini,” jelasnya.

Dalam panca budaya malu itu pihaknya mengimbau agar seluruh aparatur dapat melaksanakan seluruh kewajibannya terkait dengan kewajiban disiplin bagi seorang aparatur. Mulai dari apel pagi hingga jam kerja. “Jadi bagi yang merasa dirinya sebagai aparatur tolong dijalani, jadi tidak ada perlakuan khusus,” tandasnya. (Devi Krisna)