Seorang Perawat di RSUD Cilegon Positif Covid-19

Ilustrasi. Foto: Shutterstock

CILEGON – Salah satu perawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon terkonfirmasi positif Covid-19.  Perawat berjenis kelami laki-laki tersebut diketahui terkonfirmasi positif Covid-19 setelah hasil tes swab di laboraturium Kimia Farma, Jakarta diterima Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon pada Jumat (8/5).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cilegon Azis Setia Ade Putra menjelaskan, perawat berusia 38 tahun itu semula berstatus sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG). Kemudian ia melakukan rapid test secara mandiri di Puskesmas Puloampel, Kabupaten Serang.
Hasil rapid test tersebut menunjukkan reaktif. Kemudian, pada Rabu (6/5) pegawai yang berdomisili di Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang itu melakukan tes swab secara mandiri. Dan dari hasil tes itulah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.
 
“Karena yang bersangkutan berdomisili di Kabupaten Serang, maka tindaklanjutnya akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Serang,” ujar Azis melalui keterangan resmi, Sabtu (9/5).
 
Menyikapi kondisi itu. Pemkot Cilegon akan melakukan rapid test kepada 123 pegawai RSUD Kota Cilegon yang diketahui melakukan kontak langsung dengan perawat yang positif Covid-19. Jika hasil rapid test itu dinyatakan reaktif maka para pegawai akan melaksanakan isolasi mandiri.
 
Masyarakat yang berdomisili di Kabupaten Serang namun bekerja di Kota Cilegon yang terkonfirmasi positif Covid-19 yaitu dua orang karyawan PT Inti Karya Persada Tehnik (IKPT). Perusahaan itu adalah kontraktor yang melaksanakan proyek milik PT Chandra Asri Petrochemical (CAP) di Kota Cilegon. Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua karyawan PT IKPT diketahui terkonfirmasi positif Covid-19 pada 6 Mei lalu. (Bayu M)