Sepatu Roda Banten Siap Gelar Kejurda

SERANG – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Banten berkomitmen untuk melakukan regenerasi atlet. Untuk mendapatkan atlet muda potensial yang nantinya akan dibina sebagai cikal bakal regenerasi atlet senior, mereka akan menggelar kejuaraan daerah (kejurda).

Kejurda Sepatu Roda Banten 2018 diselenggarakan di Citra Raya, Cikupa, Kabupaten Tangerang, 24 April mendatang. Ajang itu juga sekaligus sebagai test event lintasan atau venue yang rencananya digunakan pada Porprov V Banten 2018, November mendatang.

Ketua Umum Pengprov Porserosi Banten Ramang Agus mengatakan, tujuan utama digelarnya kejurda adalah untuk menggali poptensi atlet muda yang tersebar di kabupaten kota dan klub se-Banten. “Sebenarnya kita memiliki banyak potensi atlet berbakat, hanya saja selama ini jarang ada pembinaan secara berkesinambungan. Mereka akan intens berlatih kalau akan ada kejuaraan saja. Nah, kita akan berupaya melakukan pembinaan berkelanjutan yang diambil dari potensi yang muncul melalui kejurda ini,” kata Ramang kepada Radar Banten, Jumat (6/4).

Ramang menambahkan, selain untuk menggali potensi atlet muda, kejurda ini juga akan dijadikan ajang seleksi menjaring atlet untuk yang disiapkan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sepatu Roda 2018 di Jawa Timur, Juni nanti. “Melalui kejurda ini kami jadi tahu peta kekuatan atlet-atlet sepatu roda di Banten. Karena nantinya bisa buat database kami juga dalam pembinaan ke depan. Sebelumnya kami berencana menggelar selekda langsung, tapi waktunya tidak memungkinkan. Akhirnya setelah berembuk, kami memilih menggelar kejurda. Yang terbaik dari kejurda ini akan menjadi tim sepatu roda Banten untuk kejurnas,” imbuhnya.

Pada kejurda ini, lanjutnya, akan memperlombakan nomor ITT 200 meter, ITT 300 meter, sprint 500 meter, dan jarak menengah 3.000, 5.000, dan 10.000 meter. Selain itu, juga akan melombakan kelompok umur (KU) A kelahiran 2011, KU B kelahiran 2009-2010, KU C kelahiran 2007-2008, KU D kelahiran 2004-2006, KU junior kelahiran 2000-2003, dan KU senior kelahiran 1999. “Nomor-nomor itu yang dipertandingkan di kejurnas dan PON nanti. Makanya, kami perlombakan di kejurda sekaligus untuk persiapan dan melihat peluang medali,” terangnya.

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Pengprov Porserosi Banten Hengky Hendrayana Surya mengatakan, pihaknya akan turun tangan langsung dalam kejurda tersebut agar mendapatkan atlet-atlet berbakat dan berprestasi. “Saya dan tim akan turun langsung untuk menyeleksi atlet, supaya bisa melihat langsung kemampuan setiap atlet. Untuk itu, kami berharap kabupaten kota turut berpartisipasi mendelegasikan atlet-atlet terbaiknya,” ujarnya. (dre/ibm/dwi/RBG)