Sepekan Lagi, Pembangunan Interchange Cikande Tuntas

0
3.040 views
Para pekerja sedang melakukan pengerjaan proyek pembangunan interchange sebelum memasuki gerbang tol, Minggu (11/6). Pemkab Serang menargetkan, jalan simpang susun itu bisa dibuka akhir bulan ini. FOTO: NIZAR/ RADAR BANTEN

SERANG – Pembangunan interchange di Desa Julang, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, ditargetkan tuntas satu pekan ke depan.

Minggu (11/6) pukul 11.00 WIB, Radar Banten meninjau lokasi pembangunan interchange di perlintasan Jalan Serang-Jakarta, Desa Julang, Kecamatan Cikande. Kawasan interchange sudah dilengkapi dengan plang dan rambu-rambu lalu lintas, termasuk penerangan jalan umum (PJU).

Namun, saat Radar Banten masuk ke dalam, tidak diizinkan masuk oleh petugas sekuriti yang berjaga di pintu gerbang pos sekuriti. Pintu pos sekuriti dipasang portal. “Maaf Mas, sesuai perintah atasan saya, tidak boleh ada yang masuk selama masih pengerjaan,” ujarnya.

Petugas jaga itu menyampaikan bahwa proyek hampir selesai dan dipastikan akhir Juni sudah tidak ada pengerjaan lagi. “Orang proyek ngerjainnya dari pagi sampai jam tiga sore. Malam biasanya datang lagi ngecor. Tapi, sekarang sudah hampir selesai. Kontraknya juga mau habis,” tegasnya. Petugas jaga itu hanya memperbolehkan Radar Banten mengambil gambar di luar portal.

Akses masuk interchange sempat mengelabui salah seorang pengendara mobil yang hendak memasuki gerbang tol. Sampai akhirnya, pengemudi berbalik arah setelah mendapat penjelasan dari petugas jaga bahwa interchange belum dioperasikan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Serang Hatib Nawawi  memastikan, pembangunan interchange tuntas pekan depan. “Pokoknya, sepuluh hari sebelum Lebaran selesai,” tegas Hatib yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler.

Progres pembangunan interchange, kata Hatib, sudah 95 persen. Saat ini, tengah menyelesaikan pengerjaan pembangunan jalan dengan hotmix pada ram kiri dan kanan. Pengaspalan dilakukan untuk menyesuaikan kualitas jalan dengan tol lama. “Sebelahnya (pengaspalan ram lajur sebelahnya-red) sudah beres. Pada dasarnya, interchange siap dibuka. Secara teknis siap di-launching,” tandasnya.

Pelaksana Teknis (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Agus Erwana belum bisa memastikan agenda undangan untuk pengusaha di Serang Timur terkait penyelesaian masalah pembayaran interchange. Meski demikian, Agus sudah menentukan klasifikasi perusahaan yang akan ditagih kontribusi pembangunan interchange. “Perusahaan klasifikasi besar yang akan kita undang. Nanti, kita dengan Ibu (menyebut Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah-red) dan Pak Wakil (menyebut Wakil Bupati Pandji Tirtayasa-red) siapkan surat pernyataan kesanggupan waktu pembayaran. Paling tidak, nanti ada kejelasan waktu kapan akan memberikan kontribusi sumbangan,” jelas Asisten Daerah (Asda) I Pemkab Serang tersebut.

Perusahaan besar yang belum membayar kosering pembangunan interchange, kata Agus, di antaranya PT Nikomas Gemilang. Pemkab mengagendakan pertemuan dengan perusahaan yang memiliki lahan di atas 50 hektare itu. “PT Nikomas sudah memberikan jawaban segera membayar kewajiban sesuai surat pernyataan permohonan terdahulu,” terangnya.

Agus berjanji, pihaknya akan semaksimal mungkin menagih kosering kepada perusahaan. Upaya tersebut, kata Agus, dilakukan agar pembangunan interchange tidak membebani APBD. “Kita upaya dulu semaksimal mungkin. Mudah-mudahan, perusahaan mengerti,” harapnya. (Nizar S/RBG)