Sepekan, Lebih dari 1.000 Orang Kena Tilang di Banten

0
531 views

SERANG – Dalam kurun waktu satu pekan, lebih dari 1.000 orang pengendara di Provinsi Banten terkena tilang dan terbukti melakukan pelanggaran lalu lintas di sejumlah jalan di wilayah hukum Polda Banten.

Akibatnya, Pengadilan Negeri Serang dan Kejaksaan Negeri Serang pun hari ini ramai didatangi para pelanggar tersebut untuk mengambil surat-surat kendaraan mereka yang disita oleh petugas kepolisian.

Nirmawati, warga Kampung Babakan, Kabupaten Serang salah satunya. Perempuan berusia 25 tahun ini mengaku terkena razia di perempatan pasar Ciruas, Kabupaten Serang. “Saya langgar lampu merah, banyakan waktu itu yang kenanya,” ujar Nirma di Pengadilan Negeri Serang, Jumat (17/2).

Pelanggar lainnya, Maryun, warga Cibeber Kota Cilegon pun pagi ini mendatangi Pengadilan Negeri Serang untuk mengetahui nilai denda atas pelanggaran lalu lintasnya tersebut. “Tadi saya ke kejaksaan, tapi suruh ke sini dulu buat lihat,” katanya.

Pantauan Radar Banten Online di Pengadilan Negeri Serang, pihak pengadilan menempelkan ribuan daftar pelanggar hasil razia oleh satuan kepolisian dari jajaran Polres hingga Polda Banten. Dalam daftar nama tersebut tertulis besaran denda yang harus dibayar pelanggar.

Bayu, petugas Pengadilan Negeri Serang menjelaskan, pengadilan sengaja memajang daftar nama pelanggar tersebut untuk mengetahui jumlah denda yang harus dibayarnya. “Nah kalau sudah tahu dendanya langsung ke kejaksaan ambil STNK nya,” ujarnya.

Untuk mekanisme pembayaran, menurut Bayu, dijelaskan selanjutnya oleh pihak kejaksaan apakah dengan cara transfer atau bayar langsung. Terkait jumlah pelanggar, menurut Bayu,  lebih dari 1.000 pelanggar. “Ini tiap minggu sidangnya,” ujar pria yang terlihat sabar menjelaskan mekanisme pengambilan STNK terhadap setiap pelanggar yang datang dan belum paham tersebut. (Bayu)