Pemain klub Perssic (kuning) dan Serang Jaya (orange) duel. Pemain belakang Perssic berhasil mengamankan bola ketika diserang pemain Serang Jaya.

SERANG – Klub tuan rumah Serang Jaya FC melenggang ke semifinal setelah menaklukan Perssic Cilegon dengan skor 1-0 pada laga lanjutan Liga 3 Asprov PSSI Banten di Stadion Heroik Kopassus, Kota Serang, Selasa (14/8). Sebelumnya Serang Jaya menang WO atas Persipan Pandeglang. Atas kemenangan itu, Serang Jaya saat ini berada pada posisi kedua klasemen wilayah 2, satu tangga di bawah Persikota Tangerang.

Satu-satunya gol dari Laskar Surosowan (julukan Serang Jaya-red) ini disumbangkan dari tendangan 12 pas yang dieksekusi Hairul M Tahir pada menit ke-58. Wasit menunjuk titik putih setelah Muhamad Al Basri dijegal pemain klub Kota Baja dari dalam kotak penalti.

Atas hasil itu, Perssic mengalami dua kali kekalahan. Sebelumnya Perssic dibantai Persikota dengan skor 0-3 yang membuat klub asal Kota Cilegon ini gagal melaju ke empat besar. Perssic tinggal menyisakan satu pertandingan lagi melawan Persiapan Pandeglang pada Sabtu 18 Agustus. Namun, hasil pertandingan tidak akan mempengaruhi apa pun bagi Perssic.

Selama pertandingan, Perssic Cilegon cukup memberikan perlawanan terhadap tuan rumah. Namun, Serang Jaya lebih banyak membuka peluang gol pada pertandingan sore kemarin. Hanya banyak penyelesaian yang kurang sempurna. Banyak bola yang dilesatkan ke mulut gawang tidak terarah.

Meskipun menang, pelatih Serang Jaya Halabi Assad mengaku kecewa dengan kemenangan yang dihadiahkan anak asuhnya. Menurutnya, sambung Halabi, Serang Jaya bisa menjebol gawang lawan hingga delapan kali selama pertandingan dengan peluang yang ada.

“Secara teknik (pemain Serang Jaya) masih jelek. Finishing (penyelesaian-red) harus dibenahi, peluang kita sangat banyak. Seharusnya bisa lebih dari 8-0,” keluhnya.

Menurut penilaiannya, masih ada para pemain Serang Jaya yang belum siap bertanding. Pemainnya secara mental beberapa persen belum siap tampil. “Pertama kali saya melihat di babak awal, terus terang pemain tidak mengikuti instruksi pelatih, mereka mengubah sendiri. Yang seharusnya ke kanan, malah ke kiri, begitu sebaliknya,” tukasnya.

Sementara itu, asisten pelatih Perssic Cilegon Iswanto mengakui keunggulan Serang Jaya atas timnya. Menurutnya, pertandingan kemarin bukan akhri dari segalanya waluapun peluang maju di Liga 3 sudah kandas. Sebab, target Perssic Cilegon yaitu bermain pada Porprov V Banten 2018. “Persiapan kita baru seminggu. Jadi, banyak faktor (atas kekalahan ini). Target kita sebenarnya di Porprov, ini hanya ajang uji coba saja,” dalihnya. (rbs/zai/ags)