Serapan Anggaran Pemkab Serang Masih Rendah

0
348 views
Rapat organisasi perangkat daerah di aula Tb Suwandi, Pemkab Serang, Rabu (10/4).

SERANG – Serapan anggaran belanja Pemkab Serang pada triwulan pertama tahun ini masih rendah. Dari anggaran belanja Rp3,7 triliun baru terealisasi sekitar 18 persen.

Hal itu terungkap pada rapat di aula Tb Suwandi, Pemkab Serang, Rabu (10/4). Rapat dipimpin oleh Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah.
Serapan anggaran yang dipresentasikan pada rapat tersebut, anggaran belanja tidak langsung sebesar Rp1,706 triliun baru terserap Rp176,013 miliar (10,32 persen), belanja langsung Rp1,516 triliun baru terserap Rp70,539 miliar (4,65 persen), dan belanja modal Rp564,826 miliar baru terserap Rp23,204 miliar (4,11 persen).

Organisasi perangkat daerah yang serapan anggarannya paling rendah yakni RSUD dr Drajat Prawiranegara sebesar 3,26 persen dan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) 5,25 persen. Di DPKPTB, dari 105 paket proyek, baru delapan yang sudah dilelang. Sembilan paket proyek dengan nilai Rp108,7 miliar gagal lelang.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, rendahnya serapan anggaran karena proses lelang lamban. “Kita lelang targetnya di awal Februari, tapi mundur ke akhir Februari. Tapi kalau dibandingkan kabupaten kota secara keseluruhan, paling cepat kita,” katanya.
Tatu meminta seluruh OPD untuk segera merealisasikan program kerjanya supaya target pembangunan tahun ini tercapai. (Abdul Rozak)