Seribu Pengendara Terjaring Tilang dalam Operasi Tematik 2016

Razia
Anggota Satlantas Polres Lebak menilang seorang pengendara sepeda motor di Jalan Ahmad Yani, Rangkasbitung, Kamis (11/2/2016). (Foto: Istimewa)

RANGKASBITUNG – Lebih dari seribu pengendara sepeda motor dan kendaraan roda empat di Kabupaten Lebak terjaring Operasi Tematik 2016. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lebak menindak mereka dengan sanksi penilangan.

“Yang terjaring Operasi Tematik diperkirakan sudah seribu lebih. Kegiatan ini kami laksanakan di sejumlah ruas jalan di perkotaan Rangkasbitung,” kata Kepala Satlantas Polres Lebak Ajun Komisaris Polisi (AKP) Iwan Nurfrianto di sela Operasi Tematik 2016 di Rangkasbitung, Kamis (11/2/2016) seperti dilansir Harian Radar Banten.

Dia memerinci, pada Januari ada 484 pengendara yang dikenai sanksi penilangan, sedangkan sampai awal Februari ini ada 547 pengendara. Kesalahannya, rata-rata tidak melengkapi diri dengan dokumen berkendara. “Sasaran Operasi Tematik, pengendara yang melawan arus, tidak mengenakan helm standar, dan tidak pakai sabuk pengaman,” jelas Iwan.

Melihat hasil Operasi Tematik ini, Iwan mengakui, tingkat kesadaran masyarakat dalam berkendara yang baik dan benar masih kurang. “Dengan Operasi Tematik kontinyu hingga akhir Maret, kami harap, dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat berlalulintas yang baik dan benar,” ujarnya.

Kegiatan ini, lanjut Iwan, juga untuk mengantisipasi tindak kejahatan jalanan. “Selama berkendara, yang harus diperhatikan adalah konsentrasi dan memperhatikan kaca spion. Lewat kaca spion, kita bisa tahu atau bisa mengantisipasi pelaku kejahatan dari belakang,” ujarnya.

Bintara Urusan Pembinaan dan Operasional Satlantas Polres Lebak Inspektur Polisi Satu (Iptu) Kusroin menambahkan bahwa setiap operasi serupa digelar, selalu menghasilkan sanksi penilangan dalam jumlah banyak. Karena itu, Satlantas akan terus menyosialisasikan tentang tata cara berkendara yang baik dan benar. “Hari ini saja (kemarin-red), yang ditilang ada 50 lebih,” tegasnya.

Salah satu pengendara kendaraan yang ditilang itu Imam, warga Kecamatan Kalanganyar. Dia mengakui, sanksi itu diterimanya lantaran masa berlaku SIM-nya telah habis. (RB/nce/don/ags)